Arti Kata "nunut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "nunut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

nunut

nu·nut v cak menumpang (di kendaraan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "nunut"

📝 Contoh Penggunaan kata "nunut" dalam Kalimat

1.Ibu meminta aku untuk menumpang kendaraannya ke sekolah.
2.Saya harus berhati-hati saat menumpang motor paman karena jalan berbatu.
3.Pada saat itu, banyak orang menumpang bus untuk menuju tempat kerja.
4.Saya tidak sabar menunggu suster menumpang mobil ke rumah sakit.
5.Pak sopir meminta kami untuk menumpang mobilnya ke bandara.

📚 Artikel terkait kata "nunut"

Mengenal Kata 'nunut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "nunut" - Makna dan Konteksnya dalam Bahasa Indonesia

Kata "nunut" adalah salah satu kata yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia, namun maknanya mungkin belum banyak diketahui oleh banyak orang. Secara resmi, nunut memiliki makna "menumpang (di kendaraan)". Namun, makna ini tidak menutup kemungkinan bahwa kata "nunut" juga digunakan dalam konteks yang lebih luas. Dalam sejarah, kata "nunut" mungkin digunakan sebagai istilah yang lebih umum untuk menggambarkan kebiasaan masyarakat Indonesia, terutama di era lalu, ketika masyarakat masih sangat sederhana dan tidak memiliki banyak sumber daya. Dalam konteks ini, nunut dapat diartikan sebagai kebiasaan masyarakat untuk menumpang di kendaraan orang lain, baik itu mobil, bus, atau bahkan kapal. Contoh-contoh penggunaan kata "nunut" dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: - "Dia sangat nunut di bus karena tidak memiliki uang untuk membayar tiket." - "Kami tidak bisa nunut di mobil teman kami karena sudah malam hari dan kami harus kembali ke rumah." - "Di zaman dulu, kebiasaan nunut di kapal adalah hal yang biasa dilakukan oleh masyarakat." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "nunut" masih digunakan dalam beberapa konteks. Misalnya, ketika kita sedang berjalan-jalan dan melihat seseorang yang sedang menumpang di kendaraan orang lain, kita mungkin akan mengatakan bahwa mereka sedang nunut. Atau, ketika kita sedang berbicara dengan teman tentang kebiasaan masyarakat, kita mungkin akan menyebutkan bahwa kebiasaan nunut masih ada di beberapa tempat. Dalam budaya Indonesia modern, kata "nunut" masih memiliki makna yang sama dengan makna aslinya. Namun, makna ini tidak hanya terbatas pada konteks menumpang di kendaraan. Dalam beberapa konteks, kata "nunut" dapat diartikan sebagai kebiasaan masyarakat untuk menumpang di sumber daya lainnya, seperti informasi atau sumber daya lainnya.