Arti Kata "personifikasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "personifikasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

personifikasi

per·so·ni·fi·ka·si n pengumpamaan (pelambangan) benda mati sbg orang atau manusia, spt bentuk pengumpamaan alam dan rembulan menjadi saksi sumpah setia;
me·mer·so·ni·fi·ka·si v mengumpamakan (melambangkan) benda mati seolah-olah hidup sbg manusia: patung itu ~ dirinya sbg pembela hebat kaum miskin

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "personifikasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "personifikasi" dalam Kalimat

1.Bahasa Indonesia baku memerlukan pemisahan kata personifikasi menjadi dua bentuk kata: personifikasi (n) dan personifikasi (v).
2.Menggunakan kata "personifikasi" sebagai kata benda (n):
3.Puisi anak itu penuh dengan personifikasi yang indah tentang kehidupan.
4.Dalam filsafat, personifikasi alam digunakan untuk menjelaskan asal usul dunia.
5.Menggunakan kata "personifikasi" sebagai kata benda (n) dalam konteks sastra:

📚 Artikel terkait kata "personifikasi"

Mengenal Kata 'personifikasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "personifikasi" - Ilmu Mengumpamakan Alam

Kata "personifikasi" adalah istilah yang digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan proses pengumpaman benda mati menjadi seperti manusia atau orang. Proses ini telah ada sejak zaman kuno, ketika orang-orang menggunakan metafora untuk menggambarkan fenomena alam dan kehidupan sehari-hari. Dalam konteks sejarah, personifikasi digunakan untuk menggambarkan dewa-dewa yang dikaitkan dengan kekuatan alam.

Contoh Personifikasi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, personifikasi digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika kita mengatakan "malam ini adalah saksi sumpah setia antara kita", kita sedang menggunakan personifikasi untuk menggambarkan malam sebagai saksi yang dapat melihat dan memahami perjanjian yang kita buat. Contoh lain adalah ketika kita mengatakan "hujan itu menangis", kita sedang menggunakan personifikasi untuk menggambarkan hujan sebagai sesuatu yang dapat merasa dan menangis.

Relevansi Personifikasi dalam Kehidupan Modern

Dalam budaya Indonesia modern, personifikasi digunakan dalam berbagai bentuk kreatif, seperti sastra, seni, dan bahasa. Misalnya, dalam puisi atau lagu, personifikasi digunakan untuk menggambarkan keindahan alam dan kehidupan. Selain itu, personifikasi juga digunakan dalam iklan dan kampanye pemasaran untuk menggambarkan produk atau jasa dengan cara yang lebih menarik dan efektif. Dalam kehidupan sehari-hari, personifikasi juga digunakan untuk menggambarkan perasaan dan emosi, seperti ketika kita mengatakan "hati saya sedang berdebar-debar" atau "jiwa saya sedang merasa bahagia". Dengan demikian, dapat dilihat bahwa personifikasi adalah konsep yang sangat penting dalam bahasa dan kebudayaan Indonesia. Dengan menggunakan personifikasi, kita dapat menggambarkan kehidupan dan alam dengan cara yang lebih menarik dan efektif.