Arti Kata "obyektivisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "obyektivisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

obyektivisme

ob·yek·ti·vis·me /obyéktivisme/ ? objektivisme

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "obyektivisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "obyektivisme" dalam Kalimat

1.Dalam filsafat, konsep obyektivisme menekankan kebebasan individu untuk mencapai tujuan pribadi.
2.Dalam konteks sehari-hari, dia selalu berusaha menjaga obyektivisme dalam berpikir dan berambil keputusan.
3.Novel itu menampilkan karakter yang memiliki filsafat obyektivisme yang kuat, tidak terpengaruh oleh opini orang lain.
4.Dalam ilmu pengetahuan, peneliti harus mempraktikkan obyektivisme dalam mengumpulkan dan menganalisis data.
5.Kita perlu mengajarkan anak-anak tentang pentingnya obyektivisme dalam berinteraksi dengan orang lain.

📚 Artikel terkait kata "obyektivisme"

Mengenal Kata 'obyektivisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "obyektivisme" - Inspirasi dan Motivasi

Obyektivisme adalah sebuah konsep filosofis yang menekankan pentingnya mengemukakan kebenaran tanpa memihak atau membiaskan pandangan pribadi. Konsep ini lahir pada abad ke-19 dan berkembang menjadi sebuah aliran filosofis yang menekankan kebebasan individu dan penelitian ilmiah yang objektif.

Definisi Obyektivisme

Dalam konteks filosofis, obyektivisme mengandung makna bahwa kebenaran dapat ditemukan melalui penelitian dan pengamatan yang tidak memihak. Konsep ini menekankan pentingnya menghindari prasangka dan emosi dalam proses penelitian dan pengambilan keputusan. Dalam arti yang lebih luas, obyektivisme juga dapat diartikan sebagai sikap yang objektif dan tidak memihak dalam berbagai aspek kehidupan.

Penggunaan Obyektivisme dalam Kehidupan Sehari-Hari

Berikut beberapa contoh penggunaan kata obyektivisme dalam kalimat yang alami: - Dalam penelitian ilmiah, peneliti harus memiliki obyektivisme untuk menghindari prasangka dan emosi yang dapat mempengaruhi hasil penelitian. - Seorang jurnalis harus memiliki obyektivisme dalam menulis berita untuk memberikan informasi yang akurat dan tidak memihak. - Dalam kehidupan sehari-hari, kita harus memiliki obyektivisme dalam berinteraksi dengan orang lain untuk memahami sudut pandang mereka dan meningkatkan komunikasi yang efektif.

Relevansi Obyektivisme dalam Kehidupan Sehari-Hari

Obyektivisme memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam era digital yang seringkali dipenuhi dengan informasi yang tidak akurat atau memihak. Dengan memiliki obyektivisme, kita dapat meningkatkan kemampuan untuk mengemukakan kebenaran dan membuat keputusan yang tepat. Dalam budaya Indonesia modern, obyektivisme juga dapat diartikan sebagai sikap yang menghargai kebebasan individu dan penelitian ilmiah yang objektif.