Arti Kata "oceh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "oceh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

oceh

oceh /océh/, meng·o·ceh v 1 berkata-kata yg bukan-bukan; meracau; berceloteh: kamu jangan terlalu banyak - di depanku; anaknya baru pandai -; 2 berkicau (tt burung); 3 Psi mengulang-ulang suara yg sama secara terus-menerus;
oceh·an n perkataan yg bukan-bukan; celoteh; omongan: jangan dengarkan -nya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "oceh"

📝 Contoh Penggunaan kata "oceh" dalam Kalimat

1.Dalam berbicara dengan rekan kerjanya, dia mulai oceh tentang cara tercepat menghemat waktu.
2.Pak guru mengatakan bahwa anak-anak harus tidak banyak oceh di dalam kelas.
3.Di taman nasional, burung-burung mulai oceh mengumumkan kehadiran mereka.
4.Seorang psikolog mengatakan bahwa mengoceh secara terus-menerus dapat menandakan gangguan kejiwaan.
5.Dia tidak pernah suka mendengarkan ocehannya yang selalu mengganggu keheningan malam.

📚 Artikel terkait kata "oceh"

Mengenal Kata 'oceh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "oceh" - Makna dan Konteksnya

Kata "oceh" yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari memiliki makna yang cukup luas. Secara umum, kata ini berarti berkata-kata yang bukan-bukan, meracau, atau berceloteh. Dalam konteks historis, kata "oceh" biasanya digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang terlalu banyak berbicara tanpa henti, sehingga dapat mengganggu orang lain. Dalam budaya Indonesia, kata "oceh" sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika seseorang terus-menerus berceloteh tentang suatu topik, orang lain mungkin akan mengatakan, "Jangan terlalu banyak - di depanku, kamu mulai oceh lagi." Atau, ketika seseorang mengulang-ulang suara yang sama secara terus-menerus, orang lain mungkin akan mengatakan, "Itu hanya oceh, jangan terus-menerus begitu."

Penggunaan Kata "oceh" dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "oceh" dalam kalimat yang alami: - "Dia mulai oceh tentang keadaan ekonomi negara, sehingga teman-temannya mulai bosan." - "Jangan oceh terus-menerus, biarkan orang lain berbicara juga." - "Burung itu mulai oceh, mengeluarkan suara yang sama secara terus-menerus."

Kata "oceh" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "oceh" memiliki relevansi yang cukup dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia, seseorang yang terlalu banyak berbicara tanpa henti dapat dianggap sebagai orang yang oceh. Oleh karena itu, penting untuk mengerti makna dari kata ini dan menggunakan kata ini dengan tepat dalam percakapan sehari-hari.