Arti Kata "oleometer" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "oleometer" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

oleometer

ole·o·me·ter /oléométer/ n alat untuk mengukur kerapatan nisbi minyak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "oleometer"

📝 Contoh Penggunaan kata "oleometer" dalam Kalimat

1.Pabrik minyak menggunakan oloometer untuk mengukur kerapatan nisbi minyak yang diproduksi.
2.Ilmuwan melakukan penelitian menggunakan oloometer untuk memahami sifat fisik minyak.
3.Pengusaha membeli oloometer untuk mengukur kualitas minyak yang dijual di toko.
4.Dalam laboratorium kimia, mahasiswa menggunakan oloometer untuk menghitung kerapatan nisbi minyak.
5.Teknisi perawatan mesin memeriksa oloometer untuk mengetahui kerusakan pada mesin pengolahan minyak.

📚 Artikel terkait kata "oleometer"

Mengenal Kata 'oleometer' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Oleometer" - Alat Pengukur Kerapatan Minyak

Oleometer adalah sebuah kata yang mungkin tidak terlalu familiar bagi banyak orang, tetapi peranannya sangat penting dalam industri minyak. Oleometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur kerapatan nisbi minyak, yaitu suatu parameter yang menunjukkan kepadatan minyak. Dalam konteks historis, oleometer digunakan pada abad ke-19 sebagai alat untuk membedakan jenis minyak bumi. Penggunaan oleometer dalam kehidupan sehari-hari tidak terlalu banyak, tetapi sangat relevan dalam industri minyak dan gas. Berikut beberapa contoh penggunaan kata oleometer dalam kalimat yang alami: - "Pabrik minyak harus menggunakan oleometer untuk mengukur kerapatan minyak sebelum memprosesnya." - "Teknisi harus memperhatikan hasil pengukuran oleometer untuk menentukan jenis minyak yang digunakan." - "Penggunaan oleometer sangat penting dalam industri minyak untuk memastikan bahwa minyak yang diproduksi memenuhi standar kerapatan." Oleometer juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam industri yang terkait dengan minyak dan gas. Di Indonesia, contohnya, oleometer digunakan dalam industri minyak dan gas untuk memastikan bahwa produk yang diproduksi memenuhi standar kerapatan. Oleometer juga digunakan dalam penelitian ilmiah untuk memahami sifat fisik minyak dan gas.