Arti Kata "onslah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "onslah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

onslah

on·slah n cak pemberhentian dng tidak hormat (dr pekerjaan); pemecatan;
meng·on·slah v memberhentikan dng tidak hormat (dr pekerjaan); memecat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "onslah"

📝 Contoh Penggunaan kata "onslah" dalam Kalimat

1.Pengacara memutuskan untuk mengosongkan posisi direktur perusahaan karena melakukan kesalahan besar.
2.Dalam pertemuan hari ini, manajer memberitahukan bahwa dia akan mengosongkan posisi saya sebagai kepala departemen.
3.Pengadilan memutuskan bahwa pengusaha harus mengosongkan posisi direktur karena melakukan korupsi.
4.Pengurus perusahaan memutuskan untuk mengosongkan posisi direktur karena dia melakukan kesalahan yang sangat berat.
5.Dia mengalami kekecewaan besar ketika dia dinyatakan dihentikan dari pekerjaannya karena melakukan kesalahan.

📚 Artikel terkait kata "onslah"

Mengenal Kata 'onslah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Onslah" - Pemberhentian Paksa yang Mengancam

Kata "onslah" seringkali berkaitan dengan konflik kerja yang berkepanjangan. Dalam arti resmi, onslah merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan pemberhentian seseorang dari pekerjaannya tanpa hormat, biasanya disebabkan oleh perilaku atau tindakan yang dianggap tidak pantas. Sejarahnya, pemberhentian tanpa hormat biasanya merupakan akhir dari karir seseorang, tetapi dalam beberapa kasus, hal ini bisa menjadi awal dari perjuangan untuk membuktikan diri. Penggunaan kata onslah dapat dilihat dalam berbagai konteks, seperti ketika seorang pekerja dipecat karena tidak menyelesaikan tugasnya atau karena perilaku yang tidak pantas di tempat kerja. Dalam contoh lain, seorang pekerja yang dianggap tidak produktif dan tidak lagi relevan dengan kebutuhan perusahaan mungkin juga dipecahkan. Dalam beberapa kasus, onslah dapat menjadi pilihan terakhir untuk memecat seorang pekerja yang telah menimbulkan masalah yang parah. Dalam kehidupan sehari-hari, onslah dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap karir seseorang. Dalam beberapa kasus, seorang pekerja yang dipecat karena pemberhentian paksa mungkin akan sulit menemukan pekerjaan baru. Dalam budaya Indonesia modern, onslah masih dianggap sebagai akhir dari karir seseorang, tetapi dalam beberapa kasus, hal ini dapat menjadi awal dari perjuangan untuk membuktikan diri dan menemukan pekerjaan yang lebih baik.