Arti Kata "pacangan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pacangan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pacangan

pa·cang·an n tunangan;
ber·pa·cang·an v bertunangan: mereka sudah lima tahun ~ , tetapi belum juga menikah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pacangan"

📝 Contoh Penggunaan kata "pacangan" dalam Kalimat

1.Mereka sudah berpacangan selama enam tahun, tetapi belum juga menikah.
2.Ibu meminta anaknya untuk memilih pacangan yang lebih baik sebelum menikah.
3.Pernikahan mereka diputuskan karena pacangan yang tidak cocok antara keduanya.
4.Di zaman dulu, pacangan biasanya dilakukan dengan cara bertukar cincin emas.
5.Sangat sulit untuk menemukan pacangan yang tepat jika kita tidak mencari dengan sungguh-sungguh.

📚 Artikel terkait kata "pacangan"

Mengenal Kata 'pacangan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pacangan" - Inspirasi dan Motivasi

Pacangan adalah kata yang memiliki makna yang sangat penting dalam budaya Indonesia, terutama dalam konteks pernikahan. Dalam arti resmi, pacangan memiliki dua makna yang berbeda, yaitu sebagai kata benda dan kata kerja. Pacangan dapat diartikan sebagai tunangan atau seseorang yang sudah dipilih untuk menikah dengan seseorang. Contoh lainnya, pacangan juga dapat berarti proses atau tahapan sebelum menikah, yaitu proses bertunangan. Sejarahnya, kata pacangan berasal dari bahasa Jawa, di mana kata tersebut memiliki makna yang sama dengan dalam Bahasa Indonesia. Dalam budaya Jawa, pacangan memiliki makna yang sangat penting dalam proses pernikahan, yaitu sebagai tahapan sebelum menikah. Dalam beberapa tahun terakhir, kata pacangan semakin populer dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks pernikahan. Pacangan dapat digunakan dalam kalimat yang alami, seperti "Mereka sudah pacangan selama 5 tahun, tetapi belum juga menikah." Atau "Dia masih pacangan dengan pacarnya, tetapi belum juga memutuskan untuk menikah." Dalam kalimat-kalimat tersebut, kata pacangan digunakan untuk menggambarkan proses atau tahapan sebelum menikah. Dalam kehidupan sehari-hari, kata pacangan memiliki relevansi yang sangat penting, terutama dalam konteks pernikahan. Dalam beberapa tahun terakhir, kata pacangan semakin populer dan digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam kalimat "Mereka sudah pacangan selama 5 tahun, tetapi belum juga menikah." Dalam kalimat tersebut, kata pacangan digunakan untuk menggambarkan proses atau tahapan sebelum menikah.