Arti Kata "wasangka" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "wasangka" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

wasangka

wa·sang·ka n kebimbangan hati; rasa khawatir; kecurigaan; syak; sangka: menimbulkan syak --; ia menaruh syak -- kpd orang yg baru datang itu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "wasangka"

📝 Contoh Penggunaan kata "wasangka" dalam Kalimat

1.Dia menaruh wasangka terhadap rekan kerjanya yang baru saja kembali dari luar negeri.
2.Karena laporan keamanan yang tidak jelas, pihak kepolisian menimbulkan wasangka bahwa ada konspirasi di balik serangan itu.
3.Saya merasa wasangka ketika melihat mobil yang baru saja berlalu lalang dengan kecepatan tinggi di jalan yang sempit.
4.Pada masa lalu, masyarakat telah menaruh wasangka terhadap orang-orang yang berbeda dalam kepercayaan dan agama mereka.
5.Para ahli telah menemukan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa wasangka dan stereotip dapat mempengaruhi keputusan kita dalam kehidupan sehari-hari.

📚 Artikel terkait kata "wasangka"

Mengenal Kata 'wasangka' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Wasangka" - Inspirasi dan Motivasi

Kata wasangka memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia, meliputi kebimbangan hati, rasa khawatir, kecurigaan, dan syak. Dalam konteks historis, kata ini dipengaruhi oleh bahasa Arab melalui peradaban Islam yang masuk ke Indonesia. Dalam kebudayaan Jawa, wasangka merupakan konsep yang penting dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Penggunaan Kata "Wasangka" dalam Kalimat

"Setelah mendengar kabar itu, saya pun merasa mengalami wasangka terhadap rekan kerja saya, apakah dia yang berusaha menghancurkan reputasi kami?" Kata wasangka dalam kalimat di atas menunjukkan bagaimana kecurigaan dapat timbul dalam situasi tertentu. Selain itu, "Saya menaruh wasangka terhadap pemerintah setelah melihat beberapa tindakan yang tidak adil" merupakan contoh lain penggunaan kata wasangka.

Relevansi Kata "Wasangka" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, wasangka dapat menjadi sumber penyakit mental seperti insomnia dan stres. Oleh karena itu, penting untuk mengelola wasangka dengan baik dan tidak membiarkannya mengganggu kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, wasangka juga dapat dipengaruhi oleh media sosial yang seringkali menyebarluaskan informasi yang tidak akurat.