Arti Kata "padang belantara" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "padang belantara" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

padang belantara

tanah luas yang tidak diusahakan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "padang belantara"

📝 Contoh Penggunaan kata "padang belantara" dalam Kalimat

1.Sebagian wilayah pantai timur Indonesia masih berupa padang belantara karena kurangnya perawatan.
2.Para peneliti memutuskan untuk melakukan survei di padang belantara untuk mencari sumber mineral.
3.Pada masa penjajahan, pemerintah Belanda memindahkan warga penduduk ke padang belantara untuk mengurangi kerumunan.
4.Pada cerita rakyat, pahlawan nasional terdampar di padang belantara dan harus bertahan hidup sendiri.
5.Para petani harus memulai usaha pertanian mereka dari awal di padang belantara yang tandus dan gersang.

📚 Artikel terkait kata "padang belantara"

Mengenal Kata 'padang belantara' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Padang Belantara" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks

Padang belantara adalah istilah bahasa Indonesia yang mengacu pada tanah luas yang tidak diusahakan atau tidak terjamah. Istilah ini memiliki konteks historis yang menarik, karena pada masa lalu, tanah-tanah yang belum diolah sering dianggap sebagai wilayah yang tidak berguna. Namun, seiring berkembangnya zaman, masyarakat Indonesia mulai menyadari pentingnya menjaga dan mengelola sumber daya alam secara bijak, termasuk tanah luas yang belum diusahakan.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Padang belantara sering digambarkan sebagai tempat yang indah dan misterius. Misalnya, dalam puisi "Belantara", penyair Indonesia terkenal, Chairil Anwar, menggambarkan padang belantara sebagai tempat yang penuh dengan keindahan alam dan kebebasan. "Di padang belantara, aku merasa bebas, seperti seekor burung yang terbang bebas di atas awan," tulisnya. Contoh lain, dalam novel "Belantara", penulis Indonesia terkenal, Pramoedya Ananta Toer, menggambarkan padang belantara sebagai tempat yang penuh dengan petualangan dan keberanian.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Padang belantara juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Banyak masyarakat Indonesia yang menganggap padang belantara sebagai tempat yang sakral dan butuh dijaga. Mereka melihat padang belantara sebagai sumber daya alam yang perlu dilindungi dan dilestarikan. Oleh karena itu, banyak organisasi dan individu yang berusaha menjaga kualitas lingkungan di padang belantara, baik melalui upaya konservasi maupun pendidikan. Dengan demikian, istilah padang belantara menjadi simbol dari pentingnya menjaga lingkungan dan keberlanjutan di masa depan.