Arti Kata "paduka" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "paduka" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

paduka

pa·du·ka n 1 sebutan kehormatan kpd orang-orang mulia (pembesar, bangsawan, raja); 2 sepatu; lapik kaki;
-- liku kl gelar salah seorang permaisuri raja (dl cerita Panji); -- Tuan; -- matur kl sebutan untuk istri raja (dl cerita Panji dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "paduka"

📝 Contoh Penggunaan kata "paduka" dalam Kalimat

1.paduka Sri Ratu dipanggil oleh para pembesar untuk berunding tentang kebijakan negara.
2.Dalam upacara adat, seseorang mempersembahkan sepatu kepada paduka untuk menunjukkan hormat.
3.Saya mengajarkan murid-murid saya untuk menggunakan bahasa yang sopan, seperti menggunakan kata "paduka" ketika berbicara kepada orang tua.
4.Dalam salah satu kisah rakyat, paduka adalah gelar yang diberikan kepada permaisuri raja yang sangat dihormati.
5.Dalam konteks budaya, paduka digunakan sebagai sebutan untuk seorang yang memiliki status sosial tinggi di masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "paduka"

Mengenal Kata 'paduka' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Paduka" - Sebutan Kehormatan yang Menghiasi Sejarah

Pada zaman dahulu, kata **paduka** digunakan sebagai sebutan kehormatan bagi orang-orang mulia, seperti pembesar, bangsawan, dan raja. Kata ini dipakai untuk menunjukkan rasa hormat dan penghormatan kepada sosok yang dianggap memiliki kedudukan dan kekuasaan tinggi. Dalam konteks ini, **paduka** sering digunakan dalam bentuk "Tuan" atau "Tuan Paduka" sebagai tanda hormat. Dalam sejarah, **paduka** juga digunakan sebagai gelar untuk permaisuri raja, seperti dalam cerita Panji. Contoh penggunaan **paduka** dalam kalimat yang alami adalah: "Tuan Paduka, saya datang untuk memberikan penghormatan." Dalam konteks budaya Indonesia, **paduka** juga digunakan sebagai sebutan untuk istri raja, seperti dalam cerita Panji. Contoh lain adalah: "Istri Raja Paduka, saya datang untuk memberikan penghormatan." Dalam kehidupan sehari-hari, **paduka** mungkin tidak lagi digunakan secara resmi, tetapi konsep hormat dan penghormatan tetap penting dalam budaya Indonesia. Dalam konteks modern, kita masih menggunakan kata-kata seperti "Tuan" atau "Ibu" sebagai tanda hormat, meskipun tidak lagi menggunakan **paduka** secara langsung. Namun, pengetahuan tentang **paduka** dapat membantu kita memahami sejarah dan budaya Indonesia yang lebih dalam.

Penggunaan Paduka dalam Budaya Indonesia

Budaya Indonesia telah mengalami perubahan yang signifikan sepanjang sejarah, tetapi konsep hormat dan penghormatan tetap penting. Dalam konteks ini, **paduka** dapat dianggap sebagai simbol kehormatan yang menghiasi sejarah Indonesia. Dengan memahami **paduka**, kita dapat lebih menghargai nilai-nilai luhur yang ada dalam budaya Indonesia dan mengembangkan kemampuan kita untuk menunjukkan hormat dan penghormatan kepada orang lain.