Arti Kata "birokratisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "birokratisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

birokratisme

bi·ro·krat·is·me n birokrasi yg menghambat roda pemerintahan; birokrasi yg tidak fungsional

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "birokratisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "birokratisme" dalam Kalimat

1.Dalam sistem birokratisme yang rumit, keputusan seringkali dihambat oleh prosedur yang berbelit-belit.
2.Keterlibatan birokratisme dalam proses pengambilan keputusan seringkali membuat pekerjaan menjadi lebih lambat.
3.birokratisme yang tidak fungsional seringkali menyebabkan ketidakpuasan di kalangan masyarakat.
4.Kebijakan pemerintah yang terlalu otoriter dapat memicu birokratisme yang tidak sehat dalam institusi pemerintahan.
5.Keterlibatan birokratisme dalam proses pendidikan dapat membatasi kreativitas dan inovasi siswa.

📚 Artikel terkait kata "birokratisme"

Mengenal Kata 'birokratisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Birokratisme" - Inspirasi dan Motivasi

Birokratisme adalah fenomena yang telah lama menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Istilah ini pertama kali digunakan pada abad ke-19 untuk menggambarkan sistem birokrasi yang kompleks dan tidak efisien. Dalam konteks ini, birokratisme merujuk pada sistem birokrasi yang menghambat roda pemerintahan dan tidak fungsional. Pada awalnya, birokratisme berkembang sebagai hasil dari kebutuhan pemerintahan untuk mengatur dan mengelola keuangan dan sumber daya yang ada. Namun, seiring waktu, sistem ini mulai menjadi kompleks dan tidak efektif. Hal ini disebabkan oleh adanya birokrasi yang terlalu besar, proses keputusan yang lambat, dan kurangnya transparansi. Birokratisme dalam kehidupan sehari-hari dapat dilihat dalam berbagai aspek. Contohnya, ketika Anda mengunjungi kantor pemerintah untuk mengurus administrasi, Anda mungkin akan mengalami kesulitan dalam mendapatkan informasi yang jelas tentang proses yang akan dilakukan. Atau, ketika Anda mencoba untuk mendapatkan izin untuk mendirikan usaha baru, Anda mungkin akan menghadapi banyak hambatan dan birokrasi yang tidak perlu. Dalam budaya Indonesia modern, birokratisme masih menjadi masalah yang signifikan. Namun, ada juga upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah ini. Contohnya, pemerintah telah melakukan reformasi birokrasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas sistem birokrasi. Selain itu, masyarakat juga mulai sadar akan pentingnya mengurangi birokratisme dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa birokratisme bukan hanya masalah internal pemerintahan, tetapi juga memiliki dampak yang luas dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, perlu adanya upaya bersama untuk mengatasi masalah ini dan menciptakan sistem birokrasi yang lebih efisien dan efektif.