Arti Kata "panjang pikiran" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "panjang pikiran" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

panjang pikiran

Kiasan tidak lekas kehilangan akal dalam kesukaran; panjang akal; banyak akal; suka berpikir

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "panjang pikiran"

📝 Contoh Penggunaan kata "panjang pikiran" dalam Kalimat

1.Dia dikenal sebagai orang yang panjang pikiran dan selalu mencari jawaban yang tepat.
2.Dalam menjalankan bisnis, ia memiliki kebiasaan berpikir panjang pikiran sebelum membuat keputusan.
3.Seorang pemikir panjang pikiran seperti dia tidak pernah terburu-buru dalam mengambil keputusan.
4.Dalam kehidupan sehari-hari, orang panjang pikiran seperti dia selalu berpikir dua kali sebelum bertindak.
5.Sebagai seorang pendidik, dia berusaha meningkatkan sifat panjang pikiran pada murid-muridnya dengan memberikan tugas-tugas yang menantang.

📚 Artikel terkait kata "panjang pikiran"

Mengenal Kata 'panjang pikiran' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "panjang pikiran" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "panjang pikiran" adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kemampuan berpikir yang tajam dan efektif, terutama dalam menghadapi kesulitan atau tantangan. Istilah ini memiliki latar belakang yang luas dalam sejarah dan budaya Indonesia. Dalam konteks ini, "panjang pikiran" diartikan sebagai kemampuan berpikir yang tidak mudah terganggu atau kehilangan akal dalam menghadapi situasi yang sulit. Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang dengan **panjang pikiran** akan lebih mudah mengatasi tantangan dan menemukan solusi yang efektif. Mereka memiliki kemampuan untuk berpikir kritis, analitis, dan kreatif, sehingga dapat menghadapi situasi yang kompleks dengan percaya diri. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "panjang pikiran" dalam kalimat yang alami: * Ia memiliki **panjang pikiran** yang baik, sehingga dapat menemukan solusi yang efektif untuk menghadapi masalah yang sulit. * Dengan **panjang pikiran** dan kemampuan analitis yang baik, ia dapat menyelesaikan tugas yang kompleks dengan cepat. * Ia memiliki **panjang pikiran** yang kreatif, sehingga dapat menemukan ide-ide baru untuk meningkatkan produktivitas. Dalam budaya Indonesia modern, konsep "panjang pikiran" masih sangat relevan. Banyak orang yang berusaha untuk meningkatkan kemampuan berpikirnya agar dapat menghadapi tantangan dan kesulitan dengan lebih efektif. Dengan demikian, mereka dapat mencapai kesuksesan dan meningkatkan kualitas hidupnya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengembangkan **panjang pikiran** dan kemampuan berpikir yang efektif agar dapat menghadapi tantangan dan kesulitan dengan percaya diri.