Arti Kata "tampar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tampar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tampar

1tam·par v pukul (dng telapak tangan); tepuk: anak yg nakal itu kena --;
kalau kena -- , biar dng tangan yg pakai cincin, kalau kena tendang, biar dng kaki yg pakai kasut, pb
jika diberi malu oleh perempuan, lebih baik oleh perempuan baik-baik dp oleh perempuan jalang;
ber·tam·par v bertepuk: ~ dada; ~ tangan;
me·nam·par v memukul dng telapak tangan; menepuk: ia ~ muka orang;
~ angin memukul, tetapi tidak mengenai sasaran;
me·nam·pari v menampar berkali-kali;
me·nam·par·kan v 1 menampar dng; memakai sesuatu untuk menampar; 2 menampar atas suruhan orang lain;
tam·par·an n 1 pukulan dng telapak tangan; 2 ki sesuatu (kejadian, peristiwa) yg tidak mengenakkan hati; pukulan; hantaman: peristiwa skandal itu merupakan ~ berat bagi keluarganya;
~ nyamuk bagian tubuh antara tulang belikat dan tulang leher; bahu sebelah belakang

2tam·par n tali

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tampar"

📝 Contoh Penggunaan kata "tampar" dalam Kalimat

1.Ibu menampar wajah anaknya karena melawan dan tidak mendengarkan perintahnya.
2.Pada malam itu, hujan menampar kota dengan deras, sehingga jalan-jalan menjadi licin.
3.Dia menampar dada seorang temannya yang mengatakan hal yang menjengkelkan.
4.Pukulan menampar itu membuatnya sangat sakit dan berdarah.
5.Di kelas, guru memberikan pukulan menampar kepada siswa yang tidak bertanggung jawab.

📚 Artikel terkait kata "tampar"

Mengenal Kata 'tampar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tampar" - Inspirasi dan Motivasi

Kata tampar memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks sehari-hari, tampar biasanya digunakan untuk menggambarkan tindakan menghantam atau menampar seseorang dengan telapak tangan, terutama dalam situasi yang tidak menyenangkan atau sebagai bentuk hukuman. Namun, dalam sejarah, kata tampar juga memiliki makna yang lebih dalam, seperti menggambarkan kekuatan dan keberanian. Dalam budaya Indonesia, tampar sering digunakan sebagai cara untuk menghukum atau mengingatkan seseorang yang melakukan kesalahan. Misalnya, jika seseorang melakukan hal yang tidak pantas, orang lain mungkin akan mengatakan "Anak itu kena tampar!" atau "Dia harus tampar oleh orang tuanya". Namun, tampar juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih positif, seperti menggambarkan kekuatan dan keberanian dalam menghadapi tantangan.

Contoh Penggunaan Kata Tampar dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata tampar dalam kalimat yang alami: * "Dia tampar muka orang itu karena dia merasa telah diperlakukan tidak adil." * "Anak itu kena tampar oleh ibunya karena dia melakukan hal yang tidak pantas." * "Dia harus tampar oleh orang tuanya agar dia tidak melakukan hal yang sama lagi."

Relevansi Kata Tampar dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata tampar masih sangat relevan. Banyak orang masih menggunakan kata ini untuk menggambarkan kekuatan dan keberanian dalam menghadapi tantangan. Selain itu, kata tampar juga dapat digunakan sebagai cara untuk mengingatkan seseorang yang melakukan kesalahan. Dalam budaya Indonesia, tampar masih dianggap sebagai cara yang efektif untuk menghukum atau mengingatkan seseorang. Namun, perlu diingat bahwa kata tampar juga dapat memiliki konotasi negatif, seperti menggambarkan kekerasan atau kekejaman. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan kata ini dengan hati-hati dan terkait dengan konteks yang tepat.