Arti Kata "panteistis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "panteistis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

panteistis

pan·te·is·tis /pantéistis/ a bersifat atau berhubungan dng panteisme

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "panteistis"

📝 Contoh Penggunaan kata "panteistis" dalam Kalimat

1.Dalam filsafat barat, teori panteistis menganggap alam semesta sebagai satu entitas yang utuh.
2.Paham panteistis ini sering digunakan dalam agama-agama kuno seperti Hindu dan Buddha.
3.Penulis novel yang berpaham panteistis cenderung menulis cerita yang memiliki hubungan erat dengan alam.
4.Dalam pendidikan, teori panteistis digunakan sebagai salah satu cara untuk memahami hubungan antara manusia dan alam.
5.panteistis juga sering digunakan untuk menggambarkan paham yang menganggap dewa-dewa sebagai bagian dari alam semesta.

📚 Artikel terkait kata "panteistis"

Mengenal Kata 'panteistis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Panteistis" - Inspirasi dan Motivasi

Panteistis adalah kata yang mungkin asing bagi beberapa orang, tetapi sebenarnya memiliki makna yang sangat menarik. Kata ini berasal dari bahasa Inggris yang berarti "bersifat atau berhubungan dengan panteisme". Panteisme sendiri adalah suatu pandangan yang menyerupai agnotisisme (tidak mengaku) dan teisme (mengaku ada Tuhan), tetapi tidak memiliki konsep Tuhan yang jelas. Kata Panteistis dalam Konteks Sejarah Panteisme dan kata panteistis sendiri telah ada sejak zaman kuno, di mana para filsuf seperti Xenophanes dan Plato telah membicarakan tentang hubungan antara manusia dan alam semesta. Namun, kata panteistis lebih populer pada abad ke-18 dan ke-19, ketika para filsuf seperti Baruch Spinoza dan Gottfried Wilhelm Leibniz membahas tentang kesadaran alami dan keberadaan Tuhan. Contoh Penggunaan Kata Panteistis Berikut beberapa contoh penggunaan kata panteistis dalam kalimat yang alami: * "Dia memiliki pandangan panteistis tentang alam semesta, yang membuatnya menganggap bahwa semua benda dan kejadian adalah bagian dari satu kesatuan." * "Panteisme dan kata panteistis telah membantu banyak orang untuk memahami hubungan antara manusia dan alam semesta." * "Dia mengatakan bahwa panteistis adalah cara pandang yang lebih tepat untuk memahami keberadaan Tuhan." Kata Panteistis dalam Kehidupan Sehari-hari Kata panteistis tidak hanya memiliki makna yang teoritis, tetapi juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Banyak orang di Indonesia yang memiliki pandangan panteistis tentang alam semesta dan hubungan antara manusia dan Tuhan. Mereka percaya bahwa semua benda dan kejadian adalah bagian dari satu kesatuan, dan bahwa Tuhan adalah bagian dari alam semesta itu sendiri. Dengan demikian, kata panteistis masih memiliki makna yang sangat menarik dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.