Arti Kata "patuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "patuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

patuh

pa·tuh a suka menurut (perintah dsb); taat (pd perintah, aturan, dsb); berdisiplin: gadis itu sangat -- pd agamanya; rakyat selalu -- kpd pemerintah;
me·ma·tuhi v patuh kpd; menuruti; menaati: anjing yg setia itu ~ perintah tuannya; hukum merupakan peraturan yg memaksa masyarakat untuk ~ nya;
~ diri membiasakan diri;
pe·ma·tuh·an n proses, cara, perbuatan mematuhi: dl situasi serba rumit, bagaimana ~ terhadap peraturan dan undang-undang lalu lintas harus kita tegakkan;
ke·pa·tuh·an n sifat patuh; ketaatan: pimpinan negara meminta ~ dr setiap warganya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "patuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "patuh" dalam Kalimat

1.Sebagai seorang Muslim, dia sangat patuh pada ajaran agamanya.
2.Dalam sebuah perusahaan besar, semua karyawan harus patuh pada peraturan yang ada.
3.Pada masa pemerintahan kolonial, rakyat Jepang di Indonesia harus patuh pada perintah pemerintah Jepang.
4.Saya berusaha patuh pada aturan lalu lintas agar tidak terjadi kecelakaan.
5.Dalam proses pendidikan, guru berusaha untuk membentuk mahasiswa yang patuh pada nilai-nilai moral dan etika.

📚 Artikel terkait kata "patuh"

Mengenal Kata 'patuh' - Inspirasi dan Motivasi

Arti dan Makna Patuh dalam Bahasa Indonesia

Dalam bahasa Indonesia, kata **patuh** memiliki arti yang sangat luas dan mendalam. Secara resmi, kata ini berarti "suka menurut (perintah dsb); taat (pd perintah, aturan, dsb); berdisiplin." Makna ini telah ada sejak zaman dahulu, ketika masyarakat masih sangat memegang teguh nilai-nilai agama dan adat istiadat.

Sejarah dan Konteks Sosial Kata Patuh

Kata **patuh** telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, terutama dalam konteks agama dan adat istiadat. Dalam Islam, kata ini terkait erat dengan konsep "taat" kepada Allah dan Rasul-Nya. Sementara itu, dalam Hindu dan Budha, kata ini terkait dengan konsep "dharma" dan "karma." Dalam konteks sosial, kata **patuh** juga terkait dengan konsep "disiplin" dan "penghargaan" kepada otoritas yang berwenang.

Contoh Penggunaan Kata Patuh

Berikut beberapa contoh penggunaan kata **patuh** dalam kalimat yang alami: * Gadis itu sangat **patuh** kepada agamanya. * Rakyat selalu **patuh** kepada pemerintah. * Anjing yang setia itu **patuh** perintah tuannya. * Hukum merupakan peraturan yang memaksa masyarakat untuk **patuh**.

Relevansi Kata Patuh dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata **patuh** sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks keagamaan dan sosial. Dalam keagamaan, kata ini terkait dengan konsep "taat" kepada Allah dan Rasul-Nya. Sementara itu, dalam sosial, kata ini terkait dengan konsep "disiplin" dan "penghargaan" kepada otoritas yang berwenang. Dalam konteks modern, kata **patuh** juga terkait dengan konsep "ketaatan" dan "disiplin" dalam berbagai aspek kehidupan, seperti dalam berusaha, beribadah, dan berpartisipasi dalam masyarakat.