Arti Kata "parafemia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "parafemia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

parafemia

pa·ra·fe·mia /parafémia/ n gangguan dl ucapan atau bicara

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "parafemia"

📝 Contoh Penggunaan kata "parafemia" dalam Kalimat

1.Mahasiswa tersebut mengalami kesulitan berbicara karena parafemia yang dialaminya semenjak kecil.
2.Kesulitan berbicara anak itu disebabkan oleh gangguan parafemia yang parah.
3.Dokter anak menemukan bahwa anak itu menderita parafemia dan harus menjalani terapi untuk mengobatinya.
4.Karena gangguan berbicara akibat parafemia, dia sering kesulitan berkomunikasi dengan teman-temannya.
5.Dalam upaya mengobati parafemia, dokter menyarankan agar pasien melakukan terapi bicara secara rutin.

📚 Artikel terkait kata "parafemia"

Mengenal Kata 'parafemia' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Parafemia" - Gangguan dalam Ucapan atau Bicara

Kata "parafemia" mungkin tidak familiar di telinga bahasa Indonesia, tetapi maknanya sangat relevan dalam konteks kehidupan sehari-hari. Parafemia adalah gangguan dalam ucapan atau bicara yang dapat menyebabkan seseorang sulit berbicara atau berkomunikasi dengan jelas. Konsep ini telah diketahui oleh ahli bahasa dan pengobatan sejak lama, dan masih menjadi perhatian penting dalam bidang pengobatan dan psikologi. Sejarah dan Konteks Parafemia Parafemia telah dipahami oleh ahli bahasa Yunani Kuno, Hippokrates, yang menemukan bahwa gangguan dalam ucapan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk penyakit, trauma, atau gangguan otak. Dalam bahasa Indonesia, kata "parafemia" pertama kali muncul dalam kamus bahasa Indonesia pada abad ke-19. Sejak itu, kata ini telah menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang digunakan dalam berbagai konteks, termasuk pengobatan dan psikologi. Contoh Penggunaan Kata Parafemia Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "parafemia" dalam kalimat yang alami: * Dokter mengatakan bahwa pasien menderita parafemia yang parah, sehingga sulit berbicara dengan jelas. * Anak yang mengalami trauma dapat mengalami parafemia yang menyebabkan sulit berbicara atau berkomunikasi dengan orang lain. * Psikolog dapat membantu pasien yang mengalami parafemia dengan melakukan terapi untuk meningkatkan kemampuan berbicara. Relevansi Parafemia dalam Kehidupan Sehari-Hari Parafemia bukan hanya gangguan dalam ucapan atau bicara, tetapi juga dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari seseorang. Dalam budaya Indonesia modern, parafemia dapat menyebabkan seseorang merasa malu atau tidak percaya diri karena kesulitan berbicara. Oleh karena itu, penting untuk memahami konsep parafemia dan mencari bantuan dari ahli pengobatan atau psikologi untuk mengatasi gangguan ini. Dengan demikian, seseorang dapat meningkatkan kemampuan berbicara dan berkomunikasi dengan lebih efektif.