Arti Kata "khilaf" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "khilaf" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

khilaf

khi·laf a keliru; salah (yg tidak disengaja);
ke·khi·laf·an n kekeliruan; kesalahan yg tidak disengaja: ~ dapat saja terjadi dl pergaulan sehari-hari

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "khilaf"

📝 Contoh Penggunaan kata "khilaf" dalam Kalimat

1.Dalam pelajaran sejarah, perlu diingat bahwa pilihan kabinet di zaman kolonial sering kali menimbulkan khilaf tentang kebijakan pemerintah.
2.Penggunaan bahasa Indonesia yang tidak tepat dalam komunikasi online dapat menimbulkan khilaf antara penulis dan pembaca.
3.Seorang siswa harus berhati-hati dalam mengerjakan soal ujian, karena khilaf dalam menjawab pertanyaan dapat mengubah hasil skor.
4.Dalam proses perundingan, negosiasi antar pihak sering kali menimbulkan khilaf tentang persyaratan dan batasan.
5.Penggunaan istilah teknis yang salah dapat menimbulkan khilaf dalam penerjemahan dokumen internasional.

📚 Artikel terkait kata "khilaf"

Mengenal Kata 'khilaf' - Inspirasi dan Motivasi

Definisi Khilaf: Mengerti Makna Kesalahan yang Tidak Disengaja

Kata khilaf memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia. Menurut KBBI, khilaf adalah kata yang digunakan untuk menggambarkan kesalahan atau keliru yang tidak disengaja. Dalam konteks sejarah, kata ini berkembang dari istilah Arab yang merujuk pada kesalahan dalam melaksanakan tugas atau perintah. Dalam kehidupan sehari-hari, kesalahan atau khilaf dapat terjadi kapan saja, bahkan dalam hal-hal yang sederhana seperti berbicara atau menulis. Misalnya, ketika kita salah membaca kata atau kalimat, itu dapat diategorikan sebagai kekhilafan. Atau, ketika kita salah menghitung jumlah barang, itu juga merupakan contoh khilaf yang tidak disengaja. Bahasa Indonesia modern juga menggunakan kata khilaf dalam berbagai konteks. Dalam kalimat "Kamu melakukan khilaf dalam menghitung gaji bulanan," kita dapat melihat bagaimana kata ini digunakan untuk menggambarkan kesalahan yang tidak disengaja. Atau, dalam situasi "Saya melakukan khilaf dalam memilih pilihan jawaban soal," kita dapat melihat bagaimana kata ini digunakan untuk menggambarkan kesalahan yang tidak disengaja dalam menjawab pertanyaan. Dalam kehidupan sehari-hari, khilaf dapat terjadi kapan saja, dan itu tidak selalu berarti bahwa kita melakukan kesalahan yang serius. Dengan memahami makna kata khilaf, kita dapat menjadi lebih peduli dengan kesalahan yang kita lakukan dan berusaha untuk memperbaiki diri.

Kata yang Mirip

khilafiah