Arti Kata "paraldehida" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "paraldehida" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

paraldehida

pa·ral·de·hi·da /paraldéhida/ n cairan bening tanpa warna dng rumus kimia (C2H4O3), trimer asetaldehida, digunakan sbg obat penenang dan hipnotis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "paraldehida"

📝 Contoh Penggunaan kata "paraldehida" dalam Kalimat

1.Dokter menggunakan paraldehida untuk membantu pasien menghilangkan rasa sakit.
2.Pada abad ke-19, paraldehida digunakan sebagai obat penenang dan hipnotis.
3.Dalam laboratorium kimia, para peneliti bekerja dengan hati-hati menggunakan cairan paraldehida yang beracun.
4.Karena efek sampingnya yang berbahaya, penggunaan paraldehida sebagai obat telah dikurangi secara signifikan.
5.Dalam sejarah kedokteran, paraldehida pernah digunakan sebagai anestesi untuk melakukan pembedahan.

📚 Artikel terkait kata "paraldehida"

Mengenal Kata 'paraldehida' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Paraldehida" - Inspirasi dan Motivasi

Paraldehida, atau lebih dikenal sebagai cairan bening tanpa warna dengan rumus kimia (C2H4O3), memiliki sejarah yang panjang dan kompleks dalam dunia kedokteran dan kimia. Kata ini pertama kali digunakan pada abad ke-19 sebagai obat penenang dan hipnotis, dan sejak itu telah menjadi bagian penting dalam praktik medis.

Definisi Paraldehida

Paraldehida adalah trimer asetaldehida, yang berarti bahwa struktur kimianya terdiri dari tiga unit asetaldehida yang terkait. Dengan sifatnya yang cair dan tidak berwarna, paraldehida dapat digunakan sebagai agen hipnotis dan penenang dalam beberapa kasus. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan paraldehida harus dilakukan dengan hati-hati dan di bawah pengawasan dokter, karena dapat memiliki efek sampingan yang signifikan.

Penggunaan Paraldehida dalam Kehidupan Sehari-Hari

Paraldehida sering digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam industri farmasi dan kimia. Di rumah sakit, paraldehida digunakan sebagai obat penenang dan hipnotis untuk pasien yang mengalami kecemasan atau keadaan yang memerlukan penenangan. Di luar rumah sakit, paraldehida juga digunakan dalam beberapa produk kosmetik dan perawatan kulit. Dalam hal ini, paraldehida dapat membantu membersihkan kulit dan mengurangi peradangan.

Relevansi Paraldehida dalam Kebudayaan Indonesia

Paraldehida memiliki relevansi yang signifikan dalam kebudayaan Indonesia, terutama dalam konteks tradisional. Dalam beberapa tradisi, paraldehida digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat obat-obatan tradisional. Misalnya, dalam tradisi Jawa, paraldehida digunakan sebagai bahan utama dalam membuat obat penenang dan hipnotis. Dengan demikian, paraldehida menjadi bagian penting dalam kebudayaan Indonesia, tidak hanya sebagai bahan kimia, tetapi juga sebagai simbol kearifan lokal. Dalam kesimpulan, paraldehida adalah kata yang kompleks dan memiliki sejarah yang panjang dalam dunia kedokteran dan kimia. Dengan sifatnya yang cair dan tidak berwarna, paraldehida dapat digunakan sebagai agen hipnotis dan penenang dalam beberapa kasus. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan paraldehida harus dilakukan dengan hati-hati dan di bawah pengawasan dokter.