Arti Kata "parikan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "parikan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

parikan

pa·rik·an Jw n pantun kilat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "parikan"

📝 Contoh Penggunaan kata "parikan" dalam Kalimat

1.Pada festival budaya, masyarakat membawakan parikan yang penuh makna dan warna.
2.Pada pesta ulang tahun, anak-anak menari dengan lagu parikan yang menyenangkan.
3.Siswa-siswa sekolah mempelajari parikan sebagai bagian dari warisan budaya nasional.
4.Pada acara pengajian, imam mengajak umat dengan membacakan parikan yang penuh hikmah.
5.Pada pesta kembang api, masyarakat bersepakat untuk mengikuti parikan yang diatur oleh panitia.

📚 Artikel terkait kata "parikan"

Mengenal Kata 'parikan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "parikan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "parikan" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, parikan adalah pantun kilat yang berasal dari Jawa. Pantun kilat ini memiliki ketentuan yang spesifik, yaitu tidak boleh lebih dari beberapa baris. Parikan sering digunakan sebagai sarana untuk mengungkapkan perasaan atau opini dalam waktu singkat. Berikut beberapa contoh penggunaan kata parikan dalam kalimat yang alami: - Saya mencoba membuat parikan untuk mengungkapkan perasaan saya tentang keindahan alam. - Parikan tersebut diucapkan dengan cepat dan spontan, tanpa memusingkan tentang kesalahan tata bahasa. - Saya tertarik dengan parikan yang dibuat oleh teman saya, sangat inspiratif dan menyentuh hati. Parikan memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kesempatan, parikan digunakan sebagai sarana komunikasi yang efektif dan menyenangkan. Misalnya, pada acara-acara tradisional atau kegiatan komunitas, parikan sering digunakan untuk menghibur dan menginspirasi orang lain. Dengan demikian, parikan tetap menjadi bagian penting dari budaya Indonesia yang kaya dan beragam.