Arti Kata "pariwisata" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pariwisata" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pariwisata

pa·ri·wi·sa·ta n yg berhubungan dng perjalanan untuk rekreasi; pelancongan; turisme;
-- bahari pariwisata yg objeknya adalah laut dan isinya (berperahu, berselancar, menyelam, dsb); -- lokal kegiatan kepariwisataan yg ruang lingkupnya terbatas pd tempat tertentu saja, msl kepariwisataan di Pulau Bali; -- massa kegiatan kepariwisataan yg meliputi jumlah orang yg banyak dr berbagai tingkat sosial ekonomi; -- purbakala pariwisata yg objeknya adalah peninggalan purbakala, msl museum; -- remaja pariwisata yg mengaktifkan kalangan remaja; -- wana pariwisata yg objeknya adalah hutan dng segala isinya;
ber·pa·ri·wi·sa·ta v melancong; bertamasya;
ke·pa·ri·wi·sa·ta·an n perihal atau yg berhubungan dng pariwisata

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pariwisata"

📝 Contoh Penggunaan kata "pariwisata" dalam Kalimat

1.Pemerintah harus meningkatkan infrastruktur pariwisata di kawasan wisata nasional.
2.Saya dan keluarga akan pergi ke Bali dalam bulan musim liburan.
3.pariwisata lokal di daerah kami masih sangat terbatas dan memerlukan perhatian.
4.Kegiatan pariwisata massa telah meningkatkan perekonomian masyarakat di beberapa daerah.
5.Museum di pusat kota menjadi salah satu destinasi pariwisata populer bagi pengunjung luar negeri.

📚 Artikel terkait kata "pariwisata"

Mengenal Kata 'pariwisata' - Inspirasi dan Motivasi

Pariwisata: Industri yang Menghidupkan Ekonomi

Pariwisata memiliki makna yang luas dan kompleks dalam konteks sosial dan budaya. Kata ini pertama kali digunakan dalam bahasa Indonesia pada awal abad ke-20, ketika industri pariwisata mulai berkembang di negara-negara Barat. Pada saat itu, pariwisata dianggap sebagai industri yang dapat meningkatkan pendapatan dan menciptakan lapangan kerja. Pariwisata juga dianggap sebagai cara untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan dalam menghadapi globalisasi. Contoh-contoh penggunaan kata pariwisata dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: "Kota ini terkenal sebagai pusat pariwisata karena keindahan alamnya", "Industri pariwisata di Indonesia telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir", atau "Kegiatan pariwisata dapat meningkatkan pendapatan masyarakat lokal". Pariwisata juga dapat diartikan sebagai kegiatan melancong atau bertamasya, baik dalam skala kecil maupun besar. Dalam kehidupan sehari-hari, pariwisata memiliki relevansi yang signifikan. Pariwisata dapat meningkatkan pendapatan masyarakat lokal, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesadaran dan kemampuan dalam menghadapi globalisasi. Di Indonesia, pariwisata telah menjadi salah satu industri yang paling berpotensi, dengan kota-kota seperti Bali dan Yogyakarta menjadi pusat pariwisata yang populer. Namun, pariwisata juga dapat memiliki dampak negatif, seperti kemacetan lalu lintas dan polusi lingkungan. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan dampak pariwisata pada lingkungan dan masyarakat lokal.