Arti Kata "berbeka-beka" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "berbeka-beka" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

berbeka-beka

ber.be.ka-be.ka Verba (kata kerja) berbeka

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "berbeka-beka"

📝 Contoh Penggunaan kata "berbeka-beka" dalam Kalimat

1.Ketika berada di alam, banyak orang suka berbeka-beka menikmati keindahan alam.
2.Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat orang berbeka-beka sambil berbicara dengan teman.
3.Seorang pelajar yang baik akan berbeka-beka membaca buku untuk memperluas pengetahuannya.
4.Dalam konteks budaya, berbeka-beka dianggap sebagai simbol kebebasan dan kebahagiaan.
5.Para wisatawan suka berbeka-beka menikmati pemandangan indah di pantai yang tenang.

📚 Artikel terkait kata "berbeka-beka"

Mengenal Kata 'berbeka-beka' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "berbeka-beka": Mengapa Hidupnya Tidak Terlalu Aktif?

Kata "berbeka-beka" sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak terlalu aktif atau produktif dalam kehidupannya sehari-hari. Istilah ini memiliki asal-usul dari kata "beka", yang dalam bahasa Jawa berarti "terbuka" atau "tidak tertutup". Dalam konteks ini, berbeka-beka berarti seseorang yang tidak terlalu tertutup diri atau tidak memiliki kegiatan yang signifikan. Contoh Penggunaan Kata Berbeka-beka - Anak saya suka berbeka-beka di rumah, tidak mau pergi ke sekolah. - Ayah saya berbeka-beka sejak pensiun, tidak memiliki kegiatan yang menarik. - Saya punya teman yang suka berbeka-beka, tidak pernah mau mencoba hal baru. Relevansi Kata Berbeka-beka dalam Kehidupan Sehari-Hari Kata berbeka-beka memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, fenomena berbeka-beka telah menjadi suatu fenomena yang umum, terutama di kalangan masyarakat urban. Orang-orang suka berbeka-beka karena berbagai alasan, mulai dari kebosanan, kelelahan, atau karena tidak memiliki tujuan yang jelas dalam hidup. Namun, berbeka-beka juga dapat menjadi suatu kebiasaan yang buruk, karena dapat membuat seseorang tidak produktif dan tidak memiliki kemampuan untuk menghadapi tantangan dalam kehidupan. Oleh karena itu, penting untuk memiliki kesadaran bahwa berbeka-beka tidaklah baik dan perlu diatasi dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.