Arti Kata "parokial" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "parokial" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

parokial

pa·ro·ki·al a 1 bersifat paroki; 2 ki terbatas; sempit; picik (tt pandangan politik dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "parokial"

📝 Contoh Penggunaan kata "parokial" dalam Kalimat

1.Pandangan politiknya sangat parokial dan tidak mempertimbangkan kepentingan masyarakat luas.
2.Saya tidak ingin menjadi orang yang terlalu parokial dan hanya memikirkan kepentingan keluarga sendiri.
3.Pemimpin yang parokial tidak akan pernah dapat memimpin negara ke depan.
4.Saya tidak ingin terjebak dalam lingkaran keparokilian yang tidak ada habisnya.
5.Pikiran parokial seringkali membuat kita tidak dapat berpikir kritis dan terbuka.

📚 Artikel terkait kata "parokial"

Mengenal Kata 'parokial' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Parokial": Membedakan Pandangan yang Luas

Kata "parokial" seringkali digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki pandangan atau penilaian yang sempit dan tidak luas. Dalam konteks historis, kata ini berasal dari bahasa Yunani "paroikia," yang berarti "tanah yang diberikan kepada warga negara Yunani yang bukan merupakan penduduk asli." Dalam arti resmi, kata "parokial" memiliki dua makna, yaitu "bersifat paroki" dan "terbatas; sempit; picik." Pandangan ini seringkali terlihat dalam konteks politik, sosial, atau budaya.

Contoh Penggunaan Kata "Parokial" dalam Kalimat

Kata "parokial" dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan seseorang yang memiliki pandangan yang tidak luas. Misalnya, "Pengamat politik mengatakan bahwa keputusan partai adalah sangat parokial dan tidak memperhatikan kepentingan rakyat." Dalam kalimat ini, kata "parokial" digunakan untuk menggambarkan keputusan partai yang tidak memperhatikan kepentingan rakyat. Contoh lain adalah, "Pengarang novel tersebut memiliki pandangan yang sangat parokial tentang kehidupan di desa." Dalam kalimat ini, kata "parokial" digunakan untuk menggambarkan pandangan pengarang yang tidak luas tentang kehidupan di desa.

Relevansi Kata "Parokial" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "parokial" memiliki relevansi yang luas dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini seringkali digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki pandangan yang tidak luas dan tidak memperhatikan kepentingan orang lain. Dalam konteks politik, kata "parokial" digunakan untuk menggambarkan keputusan pemerintah yang tidak memperhatikan kepentingan rakyat. Dalam konteks sosial, kata "parokial" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki pandangan yang tidak luas tentang kehidupan orang lain. Dengan demikian, kata "parokial" dapat digunakan sebagai alat untuk menggambarkan seseorang yang memiliki pandangan yang tidak luas dan tidak memperhatikan kepentingan orang lain.

Kata yang Mirip

parokialisme