Arti Kata "pasit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pasit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pasit

pa·sit a melengket (tt pelupuk mata): mata yg masih -- itu terpaksa dibuka lebar-lebar ketika mendengar tangis anaknya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pasit"

📝 Contoh Penggunaan kata "pasit" dalam Kalimat

1.Mata pasitnya tersumbat debu, jadi dia harus membersihkannya dengan air hangat.
2.Dia harus menutup mata pasitnya karena sedang melakukan operasi.
3.Bayi itu masih memiliki mata pasit, jadi ibunya harus menggosoknya dengan kain lembut.
4.Mata pasit yang terbuka lebar-lebar menunjukkan kepedulian seorang ayah terhadap anaknya.
5.Kondisi mata pasit karena kelelahan beraktivitas secara terus-menerus perlu diperhatikan.

📚 Artikel terkait kata "pasit"

Mengenal Kata 'pasit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pasit" - Inspirasi dari Bahasa Indonesia

Kata "pasit" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan keadaan mata yang masih berair atau lembab. Namun, makna yang lebih dalam dari kata ini adalah tentang kepekaan dan emosi seseorang. Dalam konteks historis, kata "pasit" memiliki konotasi yang lebih luas, menggambarkan keadaan hati yang masih sensitif dan mudah tergerak. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "pasit" sering digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang masih merasa emosi. Contoh kalimat yang menggunakan kata "pasit" adalah: "Ayahnya masih pasit setelah mendengar kabar buruk tentang anaknya". Dalam situasi seperti ini, kata "pasit" menggambarkan kepekaan dan emosi ayah yang masih merasa terpapar. Kata "pasit" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks emosi dan kepekaan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "pasit" sering digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang masih merasa emosi. Dalam situasi seperti ini, kata "pasit" menjadi simbol kepekaan dan empati. Dengan menggunakan kata "pasit", kita dapat menggambarkan keadaan seseorang yang masih merasa terpapar dan membutuhkan perhatian.