Arti Kata "patah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "patah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

patah

1pa·tah a 1 putus tt barang yg keras atau kaku (biasanya tidak sampai bercerai atau lepas sama sekali): dahan itu -- terkulai; 2 ki terhenti, tidak dapat berlanjut lagi;
-- lidah alamat kalah, -- keris alamat mati, pb tidak pandai membela perkaranya (tanda akan kalah dl berperkara); -- tongkat berjeremang ( -- sayap bertongkat paruh; -- tongkat bertelekan), pb terus berusaha (bekerja) dng tidak putus asa; -- tumbuh hilang berganti, pb seorang pemimpin apabila meninggal tentu akan ada penggantinya;
-- arang ki sudah putus sama sekali; tidak dapat didamaikan lagi (tt persahabatan, percintaan, dsb); -- batu hatinya ki tidak mau berusaha (bekerja) lagi; -- hati ki 1 cabar hati; hilang keberanian; 2 hilang kemauan; tidak mau berusaha (berkumpul) lagi; 3 kecewa krn putus percintaan; kecewa krn harapannya gagal; -- kemudi tumbuhan yg dapat dibuat obat; Senecio sonchifolius; -- lesu hilang harapannya; hilang cinta kasihnya; -- lidah ki 1 tidak dapat mengucapkan kata-kata dng baik; tidak fasih; 2 tidak dapat mengatakan sesuatu krn merasa berutang budi dsb; gugup; -- mayang ki ikal mengombak (tt rambut); -- pucuk tidak selesai (tt suatu usaha atau pekerjaan); -- selera tidak ingin lagi (makan, minum, dsb); hilang nafsu; -- semangat putus asa; hilang kegairahan (bekerja dsb); -- siku 1 ki sudut siku-siku; 2 ki tidak dapat menolak permintaan orang (krn sudah berutang budi dsb); tidak dapat melawan (membantah dsb) lagi; tidak berdaya lagi; -- tulang 1 tulangnya patah; 2 ki tidak dapat menolak permintaan orang lagi; 3 pohon yg daunnya kecil-kecil, berbentuk batang beruas-ruas, terdapat pd ujung cabang yg masih muda, batang, cabang, dan getahnya beracun, berguna untuk obat penyakit kulit; Euphorbia tirucalli;
me·ma·tah-ma·tah v menarik-narik dan melipat-lipat jari hingga berbunyi;
me·ma·tah·kan v 1 menjadikan (membuat dsb) patah: ~ dahan tempat berpijak; 2 menghilangkan (semangat keberanian dsb): pemerintah kolonial berusaha ~ semangat nasional bangsa itu; 3 menggagalkan atau mengalahkan (serangan, musuh, dsb): dng gagah berani tentara kita dapat ~ serangan musuh; 4 ki menyela: ~ perkataan orang;
pa·tah·an n bagian yg patah (putus); potongan; barang yg patah;
pe·ma·tah n 1 orang yg mematahkan; 2 alat untuk mematahkan;
pe·ma·tah·an n proses, cara, perbuatan mematahkan

2pa·tah n penggolong bilangan kata: dua -- kata

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "patah"

📝 Contoh Penggunaan kata "patah" dalam Kalimat

1.Dahan pohon itu patah karena terkena badai yang kuat.
2.Saya tidak bisa mengucapkan kata-kata yang benar-benar karena lidah saya patah karena gegaritan.
3.Pemerintah kolonial berusaha mematahkan semangat nasional bangsa kita.
4.Pengacara yang berpengalaman mampu mematahkan argumen lawan dengan logika yang kuat.
5.Di dalam percintaan, hati saya patah karena dia meninggalkan saya tanpa alasan yang jelas.

📚 Artikel terkait kata "patah"

Mengenal Kata 'patah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "patah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "patah" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan keadaan suatu benda yang putus atau tidak lengkap, seperti dahan pohon yang terkulai atau batu yang retak. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, kata "patah" juga dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan mental atau emosi seseorang, seperti hilang semangat atau keberanian. Dalam kalimat alami, kata "patah" dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Dahan pohon itu patah terkulai setelah hujan lebat" atau "Hati saya patah setelah percintaan itu berakhir". Contoh lainnya adalah "Lidah saya patah tidak dapat mengucapkan kata-kata dengan baik" atau "Semangat saya patah setelah gagal dalam ujian". Kata "patah" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks motivasi dan inspirasi, kata "patah" dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan mental yang lemah atau kehilangan semangat. Namun, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan proses perubahan atau transformasi, seperti "Saya patah hati setelah kehilangan orang yang saya cintai, tetapi saya dapat memulai lagi dan mencari jalan baru". Dalam konteks budaya, kata "patah" juga dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan benda yang rusak atau tidak lengkap, seperti "Batu yang patah tidak dapat digunakan lagi sebagai hiasan". Dalam keseluruhan, kata "patah" adalah kata yang kompleks dan multifungsional dalam bahasa Indonesia. Dengan memahami makna dan konteks kata ini, kita dapat menggunakan kata "patah" dengan lebih efektif dan tepat dalam kehidupan sehari-hari.