Arti Kata "paternalisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "paternalisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

paternalisme

pa·ter·na·lis·me n sistem kepemimpinan yg berdasarkan hubungan antara pemimpin dan yg dipimpin, spt hubungan antara ayah dan anak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "paternalisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "paternalisme" dalam Kalimat

1.Pemerintah seringkali dipandang sebagai pelaksana paternalisme yang berlebihan dalam menentukan kebijakan bagi rakyat.
2.Dalam masyarakat tradisional, sistem kepemimpinan seringkali berbasis paternalisme, di mana pemimpin dipandang sebagai ayah kandung bagi warga.
3.Pengusaha tersebut telah menjadi korban kritik karena dianggap melakukan paternalisme dengan menentukan keputusan tanpa menghargai pendapat pegawai.
4.Sistem pendidikan yang berbasis paternalisme dapat memberikan dampak negatif terhadap perkembangan siswa dalam menemukan kekuatan diri.
5.paternalisme politik seringkali menjadi topik perdebatan dalam diskusi tentang hak asasi manusia dan kebebasan individu.

📚 Artikel terkait kata "paternalisme"

Mengenal Kata 'paternalisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Paternalisme" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks Historis

Paternalisme adalah sistem kepemimpinan yang berdasarkan hubungan antara pemimpin dan yang dipimpin, serupa dengan hubungan antara ayah dan anak. Istilah ini berasal dari bahasa Latin "pater," yang berarti "ayah" atau "pemimpin." Dalam konteks sejarah, paternalisme sering digunakan dalam sistem pemerintahan autoritatif, di mana pemimpin memiliki kekuasaan absolute atas rakyatnya. Namun, dalam era modern, paternalisme lebih terkait dengan konsep kepemimpinan yang berorientasi pada kepentingan orang lain, sering kali diambil dari sudut pandang ayah yang memprioritaskan kebutuhan anaknya.

Contoh Penggunaan Kata Paternalisme

Paternalisme sering digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam sistem pemerintahan, organisasi, atau bahkan dalam hubungan keluarga. Misalnya, "Pemerintah melakukan paternalisme dengan mengatur kebijakan ekonomi untuk melindungi rakyat dari krisis." Atau, "Kepala keluarga tersebut menunjukkan paternalisme dengan memutuskan apa yang baik untuk anaknya tanpa konsultasi." Dalam konteks lain, "Paternalisme berperan penting dalam pengembangan program kesehatan masyarakat yang berfokus pada kebutuhan orang-orang yang lemah."

Relevansi Paternalisme dalam Kehidupan Sehari-Hari

Paternalisme juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam budaya Indonesia modern. Dalam banyak kasus, paternalisme digunakan sebagai alasan untuk melindungi atau mengatur orang lain, sering kali tanpa mempertimbangkan kebebasan individu. Namun, patut dikaji lebih lanjut mengenai batasan antara paternalisme yang positif dan yang negatif. Paternalisme positif dapat melindungi individu dari kerugian atau bahaya, sementara paternalisme negatif dapat menghambat kemampuan individu untuk membuat keputusan sendiri.