Arti Kata "peking" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "peking" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

peking

1pe·king, me·me·king v 1 mendengking (tt anjing dsb); 2 menangis memekik-mekik

2pe·king n burung pipit

3pe·king n perangkat gamelan berupa bilah-bilah besi kecil dng bernada tinggi yg menjadi bagian dr perangkat gamelan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "peking"

📝 Contoh Penggunaan kata "peking" dalam Kalimat

1.Saya mendengar anjing itu peking dengan keras ketika sedang lapar.
2.Di taman, banyak burung pipit yang berkicau dengan nada peking yang manis.
3.Pada pameran suku kuliner, penjual menjual perangkat gamelan lengkap dengan peking yang berberbunyi.
4.Dalam upacara tradisional, peking digunakan sebagai instrumen musik yang menyemarakkan suasana.
5.Ibu mengajarkan anaknya bermain peking untuk mengenal bunyi-bunyian musik.

📚 Artikel terkait kata "peking"

Mengenal Kata 'peking' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Peking" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "peking" seringkali terdengar familiar bagi kita, namun apa maknanya sebenarnya? Pada dasarnya, kata "peking" memiliki beberapa makna, yaitu mendengking, menangis memekik-mekik, burung pipit, dan perangkat gamelan berupa bilah-bilah besi kecil dengan bernada tinggi. Makna ini menurut KBBI.co.id. Pada awalnya, kata "peking" dipengaruhi oleh bahasa Inggris, yaitu "Peking" yang merupakan nama lama Kota Beijing, ibukota Tiongkok. Kota ini dikenal karena keindahan arsitektur dan budayanya yang kaya. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar kata "peking" dalam kalimat seperti: "Anjing itu peking keras-keras hingga membuat tetangga kita terganggu." atau "Burung pipit itu bernyanyi dengan suara peking yang merdu." Penggunaan kata "peking" dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya terbatas pada makna mendengking atau menangis memekik-mekik, tetapi juga dalam konteks budaya. Misalnya, dalam pertunjukan gamelan, perangkat gamelan berupa bilah-bilah besi kecil dengan bernada tinggi disebut sebagai "peking". Dalam budaya Indonesia modern, kata "peking" juga sering digunakan dalam konteks yang tidak terkait dengan makna aslinya. Contohnya, "Peking" digunakan sebagai nama restoran atau toko makanan yang menyajikan makanan Tionghoa.