Arti Kata "bunduk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bunduk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bunduk

bun·duk Ar n keturunan yg tidak asli (tidak murni, tidak sejati); bastar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bunduk"

📝 Contoh Penggunaan kata "bunduk" dalam Kalimat

1.bunduk keturunan asing yang menikah dengan warga lokal di kampung ini.
2.Pemerintah harus waspada terhadap warga bunduk yang mungkin akan mengganggu kestabilan negara.
3.Tampaknya keluarga baru itu merupakan bunduk yang tidak pernah mengakui identitas aslinya.
4.Dalam beberapa kasus, orang-orang yang tidak jelas identitas aslinya disebut sebagai bunduk di masyarakat.
5.Sebagai seorang sejarawan, dia meneliti peran warga bunduk dalam perubahan sosial di abad ke-19.

📚 Artikel terkait kata "bunduk"

Mengenal Kata 'bunduk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bunduk" - Pengertian dan Contoh Penggunaannya

Kata "bunduk" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan seseorang yang tidak asli atau tidak murni. Istilah ini memiliki akar historis yang kompleks dan dapat ditemukan dalam konteks sosial dan budaya Indonesia. Sejak zaman kolonial hingga masa kini, "bunduk" telah menjadi kata yang sensitif dan dapat memicu perdebatan.

Pengertian dan Konteks Historis

Dalam arti resmi, kata "bunduk" digunakan untuk menggambarkan keturunan yang tidak asli atau tidak murni. Istilah ini biasanya digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki keturunan dari bangsa asing atau tidak memiliki latar belakang yang sejati. Dalam konteks historis, kata "bunduk" sering digunakan untuk menggambarkan orang-orang yang memiliki keturunan dari bangsa Belanda atau lainnya yang tidak memiliki latar belakang Indonesia.

Contoh Penggunaan Kata "bunduk"

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "bunduk" dapat digunakan dalam berbagai kalimat yang alami. Contohnya, "Dia adalah seorang yang tidak suka dipanggil bunduk karena merasa bahwa itu adalah istilah yang kasar." Atau, "Ia merasa bahwa kata bunduk telah digunakan untuk mempermalukan dirinya dan keluarganya." Dalam contoh-contoh ini, kata "bunduk" digunakan untuk menggambarkan perasaan seseorang yang merasa bahwa mereka telah dipermalukan atau tidak dihargai.

Relevansi Kata "bunduk" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "bunduk" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Istilah ini dapat digunakan untuk menggambarkan perasaan seseorang yang merasa bahwa mereka telah dipermalukan atau tidak dihargai. Selain itu, kata "bunduk" juga dapat digunakan untuk menggambarkan keturunan yang tidak asli atau tidak murni. Dalam konteks modern, kata "bunduk" dapat digunakan dalam berbagai konteks, termasuk dalam konteks sosial, budaya, dan politik. Dengan demikian, kata "bunduk" tetap menjadi istilah yang sensitif dan dapat memicu perdebatan. Namun, dengan memahami konteks historis dan penggunaan kata "bunduk" dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat lebih mudah memahami makna dan relevansi istilah ini.