Arti Kata "pelari" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pelari" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pelari

pe·la·ri n perahu layar tradisional yg mempunyai satu tiang layar utama, lima buah layar, tiga di ujung depan dan dua di tengah-tengah digunakan untuk mengangkut barang antarpulau (di daerah Bone dan Buton)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pelari"

📝 Contoh Penggunaan kata "pelari" dalam Kalimat

1.Sebagai pelari, dia harus berlatih setiap hari untuk meningkatkan keterampilannya.
2.Di daerah Bone dan Buton, pelari digunakan sebagai kapal tradisional untuk mengangkut barang.
3.Pada kompetisi olahraga, pelari harus memiliki keteguhan hati dan disiplin diri.
4.pelari adalah kapal layar yang unik, dengan satu tiang layar utama dan lima buah layar.
5.Pada masa pelayaran, pelari harus berhati-hati dalam mengemudikan kapal untuk menghindari bahaya.

📚 Artikel terkait kata "pelari"

Mengenal Kata 'pelari' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pelari" - Perahu Tradisional dari Sulawesi

Definisi dan Konteks Sejarah

Kata "pelari" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang cukup unik. Secara resmi, pelari adalah perahu layar tradisional yang berasal dari Sulawesi, khususnya daerah Bone dan Buton. Perahu ini memiliki satu tiang layar utama dan lima buah layar, dengan tiga di ujung depan dan dua di tengah-tengah. Pelari digunakan untuk mengangkut barang antarpulau, menjadi salah satu simbol budaya dan identitas masyarakat setempat.

Contoh Penggunaan Kata "Pelari"

Kata pelari sering digunakan dalam konteks sejarah dan budaya. Misalnya, "Perahu pelari dari Bone dan Buton masih digunakan hingga kini untuk menghubungkan pulau-pulau di sekitarnya." Atau, "Kerajinan perahu pelari merupakan salah satu warisan budaya yang penting di Sulawesi." Pelari juga sering dikaitkan dengan tradisi laut dan kehidupan masyarakat nelayan.

Relevansi Kata "Pelari" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun kata pelari memiliki makna yang spesifik, namun konsep kehidupan di pinggir laut masih relevan dengan budaya dan tradisi masyarakat Indonesia modern. Banyak tempat wisata di Indonesia yang masih menjaga keaslian dan keautentikan budaya, termasuk budaya pelari. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata pelari tidak hanya memiliki nilai historis, tetapi juga memiliki pengaruh yang masih terasa dalam kehidupan sehari-hari.