Arti Kata "pelarut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pelarut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pelarut

pe.la.rut Nomina (kata benda) zat yang melarutkan: air termasuk zat pelarut

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pelarut"

📝 Contoh Penggunaan kata "pelarut" dalam Kalimat

1.pelarut kimia yang digunakan dalam proses ekstraksi mineral sangat penting dalam industri tambang.
2.Dalam laboratorium kimia, pelarut yang digunakan harus dipilih dengan hati-hati untuk mendapatkan hasil yang akurat.
3.Pada proses industri, pelarut digunakan untuk membersihkan peralatan dan menghilangkan residu yang sulit dihilangkan.
4.Saat mengolah bahan makanan, penggunaan pelarut yang tidak aman dapat berdampak negatif pada kesehatan konsumen.
5.Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang menggunakan pelarut untuk membersihkan pakaian dan peralatan rumah tangga.

📚 Artikel terkait kata "pelarut"

Mengenal Kata 'pelarut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pelarut" - Inspirasi dan Motivasi

Pelarut adalah kata yang sering digunakan dalam berbagai konteks, namun maknanya seringkali diabaikan. Dalam arti resmi, kata pelarut berarti zat yang melarutkan, seperti air yang dapat melarutkan garam atau gula. Konsep pelarut ini telah ada sejak zaman kuno, ketika manusia pertama kali mengamati bahwa beberapa zat dapat larut dalam zat lain. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata pelarut tanpa menyadari maknanya. Misalnya, ketika kita mencuci pakaian dengan sabun, sabun berfungsi sebagai pelarut yang dapat melarutkan kotoran. Atau, ketika kita membuat minuman teh dengan menambahkan gula, gula berfungsi sebagai pelarut yang dapat larut dalam air. Contoh lainnya adalah saat kita membuat salad dengan mencampurkan minyak dengan jus buah, minyak berfungsi sebagai pelarut yang dapat melarutkan jus buah. Kata pelarut juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam industri, pelarut digunakan sebagai bahan baku untuk membuat berbagai produk, seperti sabun, detergen, dan kosmetik. Dalam kegiatan olahraga, pelarut digunakan sebagai bahan baku untuk membuat minuman atau suplemen yang dapat membantu meningkatkan performa. Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga dapat menggunakan pelarut sebagai bahan baku untuk membuat berbagai produk, seperti minyak kayu putih yang dapat digunakan sebagai wewangian atau obat pengusir nyamuk. Dalam budaya Indonesia modern, kata pelarut juga memiliki makna yang lebih dalam. Misalnya, dalam bahasa Jawa, kata pelarut berarti "zat yang dapat melarutkan" namun juga dapat berarti "zat yang dapat mencelupkan" atau "zat yang dapat mengubah". Ini menunjukkan bahwa kata pelarut memiliki makna yang lebih luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dalam kesimpulan, kata pelarut adalah kata yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami makna kata pelarut, kita dapat lebih mengetahui tentang zat-zat yang berada di sekitar kita dan bagaimana kita dapat menggunakan mereka untuk meningkatkan kualitas hidup.