Arti Kata "syahdan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "syahdan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

syahdan

syah·dan kl p selanjutnya ...; lalu ... (biasanya dipakai pd permulaan cerita atau permulaan bab): -- maka diantarlah raja itu ke balairung

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "syahdan"

📝 Contoh Penggunaan kata "syahdan" dalam Kalimat

1.syahdan, saya memutuskan untuk mengikuti wisuda kelulusan saya karena itu sudah waktunya.
2.Dalam sejarah, syahdan kaisar China pergi ke istana untuk mengadakan pertemuan penting dengan raja lain.
3.Saya akan menceritakan sebuah cerita syahdan ketika saya masih kecil, ketika saya bertemu dengan teman saya pertama kali.
4.Pada hari itu, syahdan saya memutuskan untuk pergi ke pantai untuk menikmati indahnya alam.
5.Saya belajar bahasa Inggris pada tahun 2010, syahdan saya mulai memahami kosakata yang lebih kompleks.

📚 Artikel terkait kata "syahdan"

Mengenal Kata 'syahdan' - Inspirasi dan Motivasi

Arti Syahdan dalam Bahasa Indonesia

Kata **syahdan** merupakan kata baku dalam bahasa Indonesia yang mempunyai makna khusus dalam konteks cerita atau narasi. Secara umum, **syahdan** berarti "lalu" atau "setelah itu", tetapi dalam konteks yang lebih spesifik, kata ini digunakan untuk memulai cerita atau bagian dari cerita dengan menunjukkan urutan kejadian. Dalam sejarah, kata **syahdan** digunakan oleh para penulis dan pengarang Indonesia untuk memulai cerita atau permulaan bab dengan cara yang menarik dan efektif. Contohnya, dalam cerita rakyat Indonesia, kata **syahdan** sering digunakan untuk memulai cerita dengan menunjukkan latar belakang atau konteks kejadian. Misalnya: - **Syahdan**, pada suatu hari, di sebuah desa kecil, terjadi kejadian yang tidak terduga. (dari cerita rakyat Indonesia) - **Syahdan**, setelah raja itu menjadi dewasa, ia mulai memimpin kerajaan dengan bijaksana. (dari novel Indonesia) Kata **syahdan** juga dapat digunakan dalam kalimat yang lebih sederhana, seperti: - Setelah saya selesai makan, saya pergi ke ke kantor. (dengan menggunakan kata **syahdan** sebagai "setelah itu") - **Syahdan**, saya melihat seekor burung kecil yang sedang makan biji-bijian. (dengan menggunakan kata **syahdan** sebagai "lalu") Dalam kehidupan sehari-hari, kata **syahdan** tidak banyak digunakan, tetapi dalam konteks budaya Indonesia yang lebih khas, kata ini masih dapat ditemukan dalam berbagai bentuk karya sastra, seperti cerita rakyat, novel, dan lain-lain.