Arti Kata "pelupuk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pelupuk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pelupuk

pe·lu·puk n kelopak mata

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pelupuk"

๐Ÿ“ Contoh Penggunaan kata "pelupuk" dalam Kalimat

1.Setelah bangun pagi, aku membersihkan pe·lu·puk mata dengan air dingin.
2.Pada acara pernikahan, pe·lu·puk mata pengantin dibalurkan dengan bunga.
3.Pada saat mengajar, guru menunjukkan bagaimana cara membersihkan pe·lu·puk mata anak-anak.
4.Dalam puisi, pe·lu·puk mata digambarkan sebagai simbol kelemahan dan kepekaan.
5.Pada saat menghadapi bencana alam, pe·lu·puk mata seseorang dapat terluka oleh debu.

๐Ÿ“š Artikel terkait kata "pelupuk"

Mengenal Kata 'pelupuk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pelupuk" - Inspirasi dari Kelopak Mata

Kata "pelupuk" seringkali digunakan untuk menggambarkan kelopak mata, tapi apakah kamu tahu bahwa kata ini memiliki makna yang lebih dalam? Dalam bahasa Indonesia, **pelupuk** (peยทluยทpuk n kelopak mata) memiliki hubungan erat dengan kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks emosi dan perasaan. Pada awalnya, kata **pelupuk** digunakan sebagai istilah medis untuk menggambarkan kelopak mata, tapi seiring waktu, makna ini berkembang dan menjadi lebih luas. Dalam konteks sosial, **pelupuk** seringkali digunakan sebagai metafor untuk menggambarkan keadaan hati seseorang yang sedang terasa sedih atau sedang mengalami kesulitan.

Contoh Penggunaan Kata "Pelupuk" dalam Kalimat

* "Setelah kehilangan pacarnya, dia merasa sedih dan menutup **pelupuk**nya untuk menahan air mata." * "Ibu memeluk anaknya dan mengusap **pelupuk**nya untuk menenangkan dia." * "Dia mengalami kesulitan dalam pekerjaannya dan merasa sedih, sehingga dia menutup **pelupuk**nya untuk menyemirinya."

Kaitannya dengan Kehidupan Sehari-Hari

Kata **pelupuk** memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks emosi dan perasaan. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini seringkali digunakan untuk menggambarkan keadaan hati seseorang yang sedang terasa sedih atau sedang mengalami kesulitan. Dengan demikian, **pelupuk** menjadi istilah yang dapat digunakan untuk mengungkapkan perasaan kita kepada orang lain.