Arti Kata "pemalsuan uang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pemalsuan uang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pemalsuan uang

pe.mal.su.an uang upaya atau tindakan memalsukan mata uang dengan mencetak uang yang mirip dengan aslinya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pemalsuan uang"

📝 Contoh Penggunaan kata "pemalsuan uang" dalam Kalimat

1.Pegawai bank ditangkap karena terlibat dalam pemalsuan uang dengan mencetak uang palsu.
2.Pemerintah meluncurkan program pendidikan untuk mengenalkan anak-anak pada bahaya pemalsuan uang.
3.pemalsuan uang menjadi masalah serius di negara-negara berkembang, menurut laporan Bank Dunia.
4.Dia dibawa ke penjara karena terbukti melakukan pemalsuan uang besar-besaran.
5.Pengadilan menghukum pelaku pemalsuan uang dengan hukuman berat untuk mengurangi kasus serupa di masa depan.

📚 Artikel terkait kata "pemalsuan uang"

Mengenal Kata 'pemalsuan uang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pemalsuan Uang": Ancaman keamanan mata uang

Pemalsuan uang adalah sebuah istilah yang terkait dengan keamanan mata uang. Dalam arti resmi, pemalsuan uang adalah upaya atau tindakan memalsukan mata uang dengan mencetak uang yang mirip dengan aslinya. Sejarah pemalsuan uang telah ada sejak lama, bahkan dalam zaman kuno. Namun, dengan kemajuan teknologi dan perkembangan sistem keuangan, pemalsuan uang telah menjadi lebih sulit dilakukan. Namun, masih ada beberapa kasus pemalsuan uang yang terjadi di Indonesia. Contohnya, pada tahun 2017, terdapat sebuah kasus pemalsuan uang yang terjadi di Jakarta. Seorang pelaku mencetak uang palsu dengan nilai Rp 100 juta dan berhasil menipu beberapa orang. Kasus ini menunjukkan bahwa pemalsuan uang masih menjadi ancaman keamanan mata uang di Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, pemalsuan uang dapat terjadi dalam berbagai bentuk. Contohnya, seseorang mungkin mencetak uang palsu untuk membayar tagihan atau membeli barang-barang. Namun, pemalsuan uang dapat memiliki konsekuensi yang serius, seperti penutupan rekening bank atau bahkan penjara. Oleh karena itu, penting untuk selalu memeriksa keaslian uang sebelum melakukan transaksi.