Arti Kata "seteleng" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "seteleng" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

seteleng

se·te·leng /sétéleng/ n cak pertunjukan atau pameran (lukisan, batik, dsb);
me·nye·te·leng·kan v cak memamerkan (hasil kerajinan dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "seteleng"

📝 Contoh Penggunaan kata "seteleng" dalam Kalimat

1.Museum tersebut akan menyelenggarakan pameran lukisan kontemporer setelah beberapa bulan.
2.Pameran seni rupa akan menampilkan seteleng karya seni terbaru dari beberapa seniman.
3.Sekolah menengah akan menyelenggarakan seteleng seni rupa sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler.
4.Pameran tersebut akan menampilkan seteleng hasil kerajinan tangan anak-anak yang terampil.
5.Galeri seni akan menyelenggarakan pameran seteleng dengan tema "Seni Rupa Kontemporer" setiap tahunnya.

📚 Artikel terkait kata "seteleng"

Mengenal Kata 'seteleng' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "seteleng" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "seteleng" memiliki makna yang kaya dan memiliki konteks historis yang menarik. Dalam bahasa Indonesia, kata ini memiliki makna resmi sebagai "se·te·leng /sétéleng/ n cak pertunjukan atau pameran (lukisan, batik, dsb);me·nye·te·leng·kan v cak memamerkan (hasil kerajinan dsb)". Kata ini memiliki akar yang terkait dengan tradisi dan budaya Indonesia, terutama dalam konteks seni dan kerajinan. Pada masa lalu, kata "seteleng" sering digunakan dalam konteks pertunjukan seni dan pameran. Orang-orang akan mengumpulkan hasil kerajinan mereka dan memamerkannya di tempat-tempat umum, seperti pasar atau taman. Dengan demikian, kata ini memiliki makna yang sangat penting dalam menggambarkan kegiatan seni dan budaya Indonesia. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "seteleng" dalam kalimat yang alami: * "Pameran seni lukisan yang diselenggarakan di museum tersebut merupakan contoh seteleng yang sangat menarik." * "Dia memutuskan untuk memamerkan hasil kerajinannya dalam sebuah seteleng di pasar tradisional." * "Kota ini terkenal dengan seteleng yang diadakan setiap tahunnya, yang menampilkan hasil seni dan kerajinan terbaik." Kata "seteleng" juga memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam era digital ini, banyak orang yang menggunakan media sosial untuk memamerkan hasil kerajinan dan seni mereka. Dengan demikian, kata "seteleng" masih memiliki makna yang relevan dan dapat digunakan dalam konteks yang lebih modern. Dalam kesimpulan, kata "seteleng" memiliki makna yang sangat kaya dan memiliki konteks historis yang menarik. Dengan demikian, kata ini masih dapat digunakan dalam konteks yang lebih modern dan memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia.