Arti Kata "isolasionisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "isolasionisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

isolasionisme

iso·la·si·o·nis·me n kecenderungan memisahkan diri dr pihak lain

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "isolasionisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "isolasionisme" dalam Kalimat

1.Negara tersebut mengadopsi kebijakan isolasionisme dalam hubungan internasional.
2.Pemerintah memutuskan untuk mengadakan isolasionisme dalam menangani permasalahan sosial domestik.
3.Dalam novel tersebut, tokoh utama mengalami isolasionisme yang membuatnya semakin terisolasi dari masyarakat.
4.Pengajar memilih metode belajar yang menggunakan isolasionisme untuk meningkatkan konsentrasi siswa.
5.Kebijakan ekonomi negara tersebut dianggap sebagai contoh isolasionisme yang menyebabkan inflasi.

📚 Artikel terkait kata "isolasionisme"

Mengenal Kata 'isolasionisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Isolasionisme" - Kecenderungan Memisahkan Diri

Isolasionisme adalah suatu kecenderungan memisahkan diri dari pihak lain, baik dalam konteks internasional maupun domestik. Konsep ini telah ada sejak lama, tetapi makin populer dalam era modern dengan meningkatnya globalisasi dan integrasi ekonomi. Dalam bahasa Indonesia, isolasionisme memiliki makna yang sama, yaitu kecenderungan untuk tidak terlibat dengan pihak lain dan memprioritaskan kepentingan sendiri. Mengapa Isolasionisme Pernah Populer? Isolasionisme pernah populer dalam sejarah, terutama pada abad ke-19 di Amerika Serikat. Pada masa itu, Amerika Serikat ingin memisahkan diri dari Eropa dan tidak terlibat dalam perang dunia. Mereka juga ingin membangun ekonomi yang kuat dan tidak tergantung pada negara lain. Namun, dengan meningkatnya globalisasi, Amerika Serikat dan negara-negara lain mulai menyadari bahwa isolasionisme tidak lagi efektif dalam mencapai kepentingan mereka. Contoh Penggunaan Isolasionisme dalam Bahasa Indonesia - Pemerintah Indonesia telah mengalami kecenderungan isolasionisme dalam beberapa tahun terakhir, dengan meningkatnya protes terhadap investasi asing dan kebijakan ekonomi yang proteksionis. - Partai politik yang memperjuangkan kepentingan nasionalisme dan anti-globalisasi sering menggunakan kampanye isolasionisme untuk memenangkan pemilu. - Isolasionisme juga dapat dilihat dalam konteks kebudayaan, seperti ketika seseorang lebih suka memilih produk lokal daripada produk impor. Relevansi Isolasionisme dalam Kehidupan Sehari-Hari Isolasionisme memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks ekonomi dan politik. Dalam ekonomi, isolasionisme dapat membuat suatu negara kehilangan kesempatan untuk berkembang dan maju, karena mereka tidak terlibat dalam perdagangan dan investasi internasional. Dalam politik, isolasionisme dapat membuat suatu negara kehilangan kekuatan dan pengaruh dalam skala internasional. Oleh karena itu, penting bagi suatu negara untuk mencari keseimbangan antara kepentingan nasional dan kebutuhan untuk terlibat dalam perdagangan dan investasi internasional.