Arti Kata "pendidikan kewarganegaraan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pendidikan kewarganegaraan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pendidikan kewarganegaraan

pen.di.dik.an kewarganegaraan program pendidikan yang membina para pelajar agar menjadi warga negara yang baik sehingga mampu hidup bersama-sama dalam masyarakat, baik sebagai anggota keluarga, masyarakat, maupun sebagai warga negara

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pendidikan kewarganegaraan"

📝 Contoh Penggunaan kata "pendidikan kewarganegaraan" dalam Kalimat

1.pendidikan kewarganegaraan merupakan bagian penting dari kurikulum sekolah untuk membentuk karakter siswa.
2.Pemerintah menetapkan standar pendidikan kewarganegaraan untuk semua sekolah di Indonesia.
3.Saya sangat menghargai program pendidikan kewarganegaraan yang dijalankan oleh sekolahku karena sangat bermanfaat.
4.pendidikan kewarganegaraan tidak hanya membahas tentang hukum dan politik, tetapi juga nilai-nilai budaya.
5.pendidikan kewarganegaraan harus dimasukkan dalam kurikulum sekolah dasar agar siswa dapat memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara yang baik.

📚 Artikel terkait kata "pendidikan kewarganegaraan"

Mengenal Kata 'pendidikan kewarganegaraan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pendidikan Kewarganegaraan" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks Pendidikan Kewarganegaraan

Pendidikan kewarganegaraan merupakan program pendidikan yang membina para pelajar agar menjadi warga negara yang baik. Kata "pendidikan kewarganegaraan" berasal dari kata "pendidikan" yang berarti proses pembelajaran atau pengembangan kemampuan dan pengetahuan, serta kata "kewarganegaraan" yang berarti status sebagai warga negara. Dalam konteks historis, pendidikan kewarganegaraan mulai diterapkan pada tahun 1940-an di Indonesia, sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara.

Contoh Penggunaan Kata Pendidikan Kewarganegaraan

Pendidikan kewarganegaraan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang memiliki moralitas dan etika yang baik. Dalam konteks pendidikan formal, pendidikan kewarganegaraan biasanya diterapkan dalam kurikulum sekolah, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara. Contoh penggunaan kata "pendidikan kewarganegaraan" dalam kalimat yang alami adalah: "Sekolah memprioritaskan pendidikan kewarganegaraan untuk membentuk generasi yang memiliki moralitas dan etika yang baik."

Relevansi Pendidikan Kewarganegaraan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Pendidikan kewarganegaraan tidak hanya terbatas pada konteks pendidikan formal, tetapi juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam masyarakat modern, pendidikan kewarganegaraan sangat diperlukan untuk membentuk warga negara yang memiliki kesadaran dan pemahaman tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara. Contoh lain dari relevansi pendidikan kewarganegaraan adalah: "Komunitas masyarakat setempat melaksanakan pendidikan kewarganegaraan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman warga tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara." Dengan demikian, pendidikan kewarganegaraan memiliki peran penting dalam membentuk warga negara yang memiliki moralitas dan etika yang baik, serta kesadaran dan pemahaman tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara.