Arti Kata "pendidikan menengah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pendidikan menengah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pendidikan menengah

pen.di.dik.an menengah jenjang pendidikan formal setelah pendidikan dasar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pendidikan menengah"

📝 Contoh Penggunaan kata "pendidikan menengah" dalam Kalimat

1.pendidikan menengah menjadi tahap penting sebelum menuju pendidikan tinggi.
2.Sekolah menengah umumnya memiliki kurikulum yang lebih luas dan kompleks.
3.Program beasiswa untuk siswa pendidikan menengah telah diterbitkan oleh pemerintah.
4.Pemerintah telah meningkatkan anggaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan menengah.
5.pendidikan menengah di Indonesia biasanya ditempuh dalam waktu 3 tahun.

📚 Artikel terkait kata "pendidikan menengah"

Mengenal Kata 'pendidikan menengah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pendidikan menengah" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam konteks pendidikan formal di Indonesia, **pendidikan menengah** merupakan jenjang setelah **pendidikan dasar**. Kata ini memiliki makna yang luas dan kompleks, melibatkan aspek sosial, ekonomi, dan budaya. Pendidikan menengah biasanya berlangsung selama 3 tahun, setelah menyelesaikan pendidikan dasar, dan bertujuan untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan siswa. Sejarahnya, **pendidikan menengah** berkembang sebagai wadah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, terutama setelah kemerdekaan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata **pendidikan menengah** sering digunakan dalam berbagai konteks. Contoh-contoh penggunaannya meliputi: "Saya sedang mencari sekolah **pendidikan menengah** yang terbaik untuk anak saya"; "Pemerintah telah meningkatkan anggaran untuk meningkatkan kualitas **pendidikan menengah** di seluruh Indonesia"; atau "Anak saya akan melanjutkan ke **pendidikan menengah** tahun depan". Relevansi **pendidikan menengah** dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern tidak dapat dipungkiri. Pendidikan menengah memiliki peran penting dalam mengembangkan keterampilan dan pengetahuan siswa, sehingga mereka bisa menjadi warga masyarakat yang produktif dan mandiri. Di Indonesia, **pendidikan menengah** juga diharapkan dapat meningkatkan kualitasSDM (Sumber Daya Manusia), sehingga mampu bersaing di tingkat global. Dengan demikian, **pendidikan menengah** tidak hanya merupakan salah satu jenjang pendidikan formal di Indonesia, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mengembangkan keterampilan dan pengetahuan siswa, serta meningkatkan kualitas SDM.