Arti Kata "peria" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "peria" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

peria

pe·ria n 1 tumbuhan menjalar, bunganya kecil-kecil berwarna kuning hampir serupa dng bunga mentimun, buahnya spt mentimun mempunyai permukaan kulit yg tidak licin, berbintil-bintil kecil, agak pahit rasanya, daunnya berwarna hijau dan bergerigi, bermanfaat untuk menyembuhkan sakit encok; pepare; pare; Momordica charantia; 2 buah peria;
pucuk diremas dng santan, urat direndam dng tengguli, lamun -- pahit juga, pb orang yg tabiatnya jahat, sekalipun diberi kekayaan dan pangkat, sifatnya tidak akan berubah; sudah tahu -- pahit, pb penyesalan yg sia-sia saja (sebab sudah tahu kurang baik, tetapi diperbuat juga);
-- ayam buah peria yg bentuknya kecil gemuk; -- hijau buah peria yg ukurannya lebih kecil dan warnanya hijau; -- putih buah peria yg rasanya tidak terlampau pahit, buahnya besar dan berwarna putih

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "peria"

📝 Contoh Penggunaan kata "peria" dalam Kalimat

1.Pada sore hari, saya suka berjalan di hutan dan menemukan tumbuhan peria yang bunganya kecil-kecil berwarna kuning.
2.Ibu saya sering mengolah buah peria untuk menyembuhkan sakit encokku.
3.Dengan menggunakan peria, buah yang pahit rasanya dapat menjadi obat yang efektif.
4.Dalam perjalanan hidup, kita harus siap menghadapi keadaan yang menyakitkan, seperti buah peria yang pahit.
5.Dalam bahasa Sunda, kata peria memiliki makna yang sama dengan tumbuhan menjalar yang memiliki buah pahit rasanya.

📚 Artikel terkait kata "peria"

Mengenal Kata 'peria' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Peria" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "peria" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, peria adalah nama salah satu jenis tumbuhan menjalar yang bunganya kecil-kecil dan berwarna kuning, mirip dengan bunga mentimun. Buah peria sendiri memiliki permukaan kulit yang tidak licin dan berbintil-bintil kecil, serta rasanya agak pahit. Daun peria berwarna hijau dan bergerigi, serta memiliki manfaat dalam menyembuhkan sakit encok. Dalam kehidupan sehari-hari, kata peria sering digunakan untuk menggambarkan sifat-sifat negatif seseorang. Misalnya, "Dia memiliki sifat peria, meskipun sudah menjadi orang kaya dan berpengaruh, tetap tidak pernah berubah." Atau, "Dia melakukan hal yang sia-sia, seperti peria, karena sudah tahu bahwa itu tidak baik." Contoh lainnya adalah, "Ayam buah peria memiliki bentuk yang kecil dan gemuk." Dalam budaya Indonesia modern, kata peria memiliki relevansi yang luas dalam berbagai aspek kehidupan. Misalnya, dalam konteks kesehatan, peria digunakan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan sakit encok. Dalam konteks budaya, peria sering digunakan sebagai simbol untuk menggambarkan sifat-sifat negatif, seperti pengkhianatan atau kejahatan. Dalam konteks ekonomi, peria digunakan sebagai nama produk yang unik dan menarik, seperti buah peria yang bentuknya kecil dan gemuk.

Kata yang Mirip

perian, periang