Arti Kata "takrir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "takrir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

takrir

1tak·rir n peneguhan kebenaran dng alasan: guru itu -- nya banyak lagi dalam

2tak·rir n pengulangan hafalan atau pelajaran

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "takrir"

📝 Contoh Penggunaan kata "takrir" dalam Kalimat

1.Guru mengulangi penjelasannya dengan takrir yang kuat untuk memastikan siswa mengerti materi pelajaran.
2.Ia mengajukan argumen yang kuat untuk takrir kebenaran klaim yang diajukan oleh lawan bicara.
3.Seorang penulis berusaha menciptakan cerita yang menarik dengan takrir yang kaya akan detail dan deskripsi.
4.Dalam rangka mempertahankan tesisnya, mahasiswa harus dapat memberikan takrir yang logis dan kuat.
5.Seorang narasumber di acara diskusi berbicara melalui takrir yang menarik untuk mengejutkan audiens.

📚 Artikel terkait kata "takrir"

Mengenal Kata 'takrir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "takrir" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "takrir" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini berarti "peneguhan kebenaran dengan alasan". Dalam konteks historis, kata takrir sering digunakan dalam konteks peradaban Islam, terutama dalam mencerna kebenaran atau kebenaran-kebenaran yang diceritakan dalam Al-Qur'an. Dengan demikian, kata takrir menjadi sangat penting dalam memahami dan menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Penggunaan Kata Takrir dalam Kalimat

Kata takrir sering digunakan dalam kalimat yang alami dan relevan dengan konteks sehari-hari. Misalnya, "Guru itu memberikan takrir tentang pentingnya belajar disiplin dalam menghadapi ujian". Dalam kalimat ini, kata takrir berfungsi untuk meneguhkan kebenaran bahwa belajar disiplin sangat penting dalam menghadapi ujian. Contoh lainnya adalah, "Ibu meminta saya untuk memberikan takrir tentang keamanan perjalanan saya sendiri, sehingga saya bisa merasa lebih tenang saat bepergian". Dalam kalimat ini, kata takrir digunakan untuk meneguhkan kebenaran bahwa keamanan perjalanan sangat penting untuk dipertimbangkan.

Relevansi Kata Takrir dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata takrir memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks peradaban Islam. Dalam budaya Indonesia modern, kata takrir sering digunakan dalam konteks kehidupan sosial dan keagamaan. Dengan demikian, kata takrir menjadi sangat penting dalam memahami dan menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kata takrir juga dapat digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari yang tidak terkait dengan keagamaan, seperti dalam mencerna kebenaran atau kebenaran-kebenaran yang diceritakan dalam kalimat.