Arti Kata "perusi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "perusi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

perusi

pe·ru·si Jw n terusi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "perusi"

๐Ÿ“ Contoh Penggunaan kata "perusi" dalam Kalimat

1.Dalam rapat perusahaan, CEO meminta tim ahli untuk melakukan perusi laporan keuangan.
2.Pengawas sekolah melakukan perusi kegiatan siswa untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan.
3.Pada pesta ulang tahun, anak kecil diminta untuk melakukan perusi makanan yang akan dihidangkan kepada tamu.
4.Pemerintah meminta tim ahli untuk melakukan perusi infrastruktur jalan raya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan.
5.Dalam novel itu, protagonis melakukan perusi masa lalunya untuk memahami keputusannya.

๐Ÿ“š Artikel terkait kata "perusi"

Mengenal Kata 'perusi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Perusi" - Konsep yang Menyelami Lebih dalam

Kata "perusi" memiliki makna yang unik dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Berasal dari bahasa Jawa, "perusi" dalam arti resmi ditulis sebagai "peยทruยทsi" dengan ketentuan bahwa kata ini memiliki makna peยทruยทsi atau terusi. Kata ini sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda, tetapi secara umum dapat diartikan sebagai proses menyelami atau menginvestigasi lebih dalam mengenai suatu hal. Secara historis, kata "perusi" memiliki konotasi yang kuat dalam budaya Indonesia, khususnya dalam konteks filsafat dan kehidupan sehari-hari. Dalam tradisi Jawa, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan proses penyelidikan atau pengujian lebih dalam mengenai suatu aspek kehidupan. Misalnya, dalam konteks pernikahan tradisional Jawa, kata "perusi" digunakan untuk menggambarkan proses penyelidikan atau pengujian lebih dalam mengenai calon suami atau istri, sebelum memutuskan untuk menikah.

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "perusi" dapat digunakan dalam berbagai konteks. Contohnya, jika Anda ingin membeli sebuah mobil yang digunakan, Anda mungkin akan melakukan perusi terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi mobil tersebut. Atau, jika Anda ingin memutuskan untuk menerima atau menolak sebuah tawaran kerja, Anda mungkin akan melakukan perusi terlebih dahulu untuk mengetahui lebih banyak tentang pekerjaan tersebut. Dalam konteks modern, kata "perusi" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam era digital, kita sering dihadapkan dengan berbagai informasi yang tidak akurat atau tidak lengkap. Oleh karena itu, penting untuk melakukan perusi terlebih dahulu sebelum membuat keputusan yang penting. Dengan demikian, kita dapat membuat keputusan yang lebih bijak dan lebih tepat.

Peran Kata "Perusi" dalam Membantu Kita Mengetahui Lebih Lengkap

Dalam keseluruhan, kata "perusi" memiliki peran yang sangat penting dalam membantu kita mengetahui lebih lengkap mengenai suatu hal. Dengan melakukan perusi terlebih dahulu, kita dapat membuat keputusan yang lebih bijak dan lebih tepat. Oleh karena itu, mari kita jadikan kata "perusi" sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari kita, dan gunakanlah kata ini untuk membantu kita mengetahui lebih lengkap mengenai dunia sekitar kita.