Arti Kata "retradisionalisasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "retradisionalisasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

retradisionalisasi

re·tra·di·si·o·na·li·sa·si /rétradisionalisasi/ n pentradisionalan kembali; pengembalian menjadi tradisional: muncul reideologisasi dan -- yg kuat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "retradisionalisasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "retradisionalisasi" dalam Kalimat

1.Pemerintah melakukan retradisionalisasi budaya agar masyarakat kembali menghargai tradisi lama.
2.Di era modern, banyak masyarakat yang mengalami retradisionalisasi nilai-nilai moral yang hilang.
3.Pengaruh globalisasi bisa menyebabkan retradisionalisasi budaya lokal menjadi kurang signifikan.
4.Dalam bukunya, penulis menggambarkan proses retradisionalisasi masyarakat yang telah terpengaruh oleh kemajuan teknologi.
5.retradisionalisasi dalam pendidikan bisa membantu siswa kembali menghargai nilai-nilai budaya masa lalu.

📚 Artikel terkait kata "retradisionalisasi"

Mengenal Kata 'retradisionalisasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "retradisionalisasi" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam konteks sosial dan politik, retradisionalisasi memiliki makna yang sangat kompleks. Istilah ini pertama kali muncul sebagai reaksi terhadap proses modernisasi dan globalisasi yang berlangsung selama beberapa dekade terakhir. Saat ini, retradisionalisasi telah menjadi fenomena yang menarik perhatian banyak orang, terutama di kalangan para aktivis dan pemikir yang ingin mengembalikan nilai-nilai tradisional ke dalam masyarakat. Dalam prakteknya, retradisionalisasi dapat diartikan sebagai proses pengembalian nilai-nilai tradisional ke dalam masyarakat modern. Dalam konteks ini, retradisionalisasi seringkali terkait dengan upaya untuk mengembalikan sistem nilai dan norma yang lebih tradisional ke dalam masyarakat. Contoh-contoh retradisionalisasi dapat dilihat dalam beberapa kalimat, seperti: * "Pemerintah telah meluncurkan program retradisionalisasi untuk mengembalikan nilai-nilai tradisional ke dalam masyarakat." * "Gerakan retradisionalisasi telah menjadi fenomena yang menarik perhatian banyak orang, terutama di kalangan para aktivis." * "Dalam upaya untuk mengembalikan nilai-nilai tradisional, kita harus melakukan retradisionalisasi yang sistematis dan berencana." Dalam kehidupan sehari-hari, retradisionalisasi dapat dilihat dalam berbagai aspek, seperti budaya, ekonomi, dan sosial. Contohnya, dalam bidang budaya, retradisionalisasi dapat dilihat dalam upaya untuk mengembalikan nilai-nilai tradisional ke dalam karya seni dan sastra. Dalam bidang ekonomi, retradisionalisasi dapat dilihat dalam upaya untuk mengembalikan sistem ekonomi tradisional ke dalam masyarakat. Dalam bidang sosial, retradisionalisasi dapat dilihat dalam upaya untuk mengembalikan nilai-nilai tradisional ke dalam hubungan antar manusia. Dengan demikian, retradisionalisasi dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk mengembalikan nilai-nilai tradisional ke dalam masyarakat modern.