Arti Kata "pesimisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pesimisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pesimisme

pe·si·mis·me /pésimisme/ n paham yg beranggapan atau memandang segala sesuatu dr sudut buruknya saja

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pesimisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "pesimisme" dalam Kalimat

1.Karena pesimisme yang berlebihan, ia menunda rencana bisnisnya untuk beberapa tahun.

📚 Artikel terkait kata "pesimisme"

Mengenal Kata 'pesimisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pesimisme" - Inspirasi dan Motivasi

Pesimisme adalah sebuah paham yang beranggapan atau memandang segala sesuatu dari sudut buruknya saja. Konsep ini telah ada sejak zaman kuno, ketika filsuf Yunani seperti Herodotus dan Thucydides mengkritik kebijakan politik dan sosial pada masa itu. Mereka menganggap bahwa kehidupan manusia dipenuhi dengan konflik dan penderitaan, sehingga menyebabkan munculnya paham pesimisme. Penggunaan kata pesimisme dapat dilihat dalam berbagai konteks. Misalnya, seseorang yang selalu berpikir bahwa dunia ini penuh dengan masalah dan konflik dapat digambarkan sebagai orang yang memiliki pesimisme yang kuat. Atau, ketika seorang pelajar menganggap bahwa dia tidak akan pernah bisa lulus ujian karena dia merasa kurang siap, ini adalah contoh dari pesimisme dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, dalam politik, pesimisme dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan ekonomi atau politik yang buruk. Dalam kehidupan sehari-hari, pesimisme dapat menjadi hambatan bagi kita untuk mencapai tujuan. Ketika kita memiliki pesimisme yang kuat, kita lebih cenderung untuk menghindari tantangan dan menganggap bahwa segala sesuatu tidak akan pernah berhasil. Namun, dalam budaya Indonesia modern, ada gerakan untuk mengatasi pesimisme dengan meningkatkan motivasi dan inspirasi. Dengan demikian, kita dapat menciptakan keadaan yang lebih baik dan lebih optimis. Dengan memahami makna dan penggunaan kata pesimisme, kita dapat mengenali gejala-gejala pesimisme dalam diri kita sendiri dan orang lain. Dengan demikian, kita dapat mengambil langkah-langkah untuk mengatasi pesimisme dan menciptakan keadaan yang lebih baik.