Arti Kata "petai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "petai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

petai

pe·tai n 1 pohon tinggi rindang, buahnya berbentuk bilah pedang yg panjangnya 30 cm, tiap bilah berisikan 10—18 biji yg tersusun pd sepanjang bilah itu, berbau kurang sedap, dimakan sbg sayur atau lalap; Parkia speciosa; 2 biji petai (berbentuk polong, berwarna hijau, berkulit ari kuning); buah petai;
menjual -- hampa, pb membual; beromong kosong; sbg -- sisa pengait, pb tidak berguna sama sekali;
-- cina 1 pohon berdaun kecil berpasangan, berbunga gading berbentuk tandan yg bulat, berbuah polong berisikan 15—30 biji yg kecil-kecil, dapat dimakan sbg sayur atau lalap; Leucaena glauca; kemlandingan; lamtoro; 2 biji lamtoro

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "petai"

📝 Contoh Penggunaan kata "petai" dalam Kalimat

1.Pohon petai tumbuh di hutan hujan dan memiliki buah yang berbau kurang sedap.
2.Pengembang proyek pembangunan itu terkenal sebagai petai karena ucapannya yang beromong kosong.
3.Saya tidak bisa menemukan informasi yang relevan tentang petai sebagai tanaman obat.
4.Kita harus berhati-hati tidak membeli petai yang tidak berguna dari penjual di pasar.
5.Masyarakat di daerah itu biasanya memakan petai sebagai sayuran atau lalap untuk camilan sehari-hari.

📚 Artikel terkait kata "petai"

Mengenal Kata 'petai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Petai" - Makna dan Konteksnya dalam Bahasa Indonesia

Petai adalah kata yang memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Kata ini dapat merujuk pada pohon tinggi rindang yang memiliki buah berbentuk bilah pedang, atau digunakan dalam konteks sosial untuk menggambarkan orang yang beromong kosong atau tidak berguna. Petai sebagai pohon memiliki sejarah dan konteks yang unik dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Pohon petai (Parkia speciosa) adalah salah satu pohon yang paling umum ditemukan di Indonesia, terutama di daerah pedalaman. Buah petai yang berbentuk bilah pedang ini memiliki bau yang kurang sedap, namun dapat dimakan sebagai sayur atau lalap. Petai juga memiliki nama lain, yaitu lamtoro atau kemlandingan, yang juga memiliki manfaat sebagai sayuran. Petai juga dapat digunakan dalam kalimat yang alami, seperti: "Ibu membeli petai dari pasar untuk dimasak sebagai sayur." atau "Dia selalu beromong kosong seperti petai yang tidak berguna." Contoh lainnya adalah: "Kami menemukan petai liar di hutan dan memutuskan untuk memanfaatkannya sebagai bahan makanan." Dalam kehidupan sehari-hari, petai seringkali digunakan sebagai simbol untuk menggambarkan orang yang tidak berguna atau beromong kosong. Dalam budaya Indonesia modern, petai memiliki relevansi yang signifikan. Petai seringkali digunakan sebagai bahan baku untuk membuat produk makanan, seperti sambal atau sayuran. Selain itu, petai juga memiliki manfaat sebagai obat-obatan tradisional. Oleh karena itu, petai memiliki peran yang penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.