Arti Kata "pipil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pipil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pipil

pi·pil v, me·mi·pil v melepas biji jagung dr tongkolnya;
pi·pil·an n biji jagung yg sudah terlepas dr tongkolnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pipil"

📝 Contoh Penggunaan kata "pipil" dalam Kalimat

1.Pengusaha petani jagung memerintahkan pekerja untuk pipil jagung sebelum dijual.
2.Pada musim panen, petani sering menghabiskan waktu untuk memipil jagung di sawahnya.
3.Biji jagung yang pipil menunjukkan bahwa jagung sudah siap dipanen dan dijual.
4.Sambil menonton acara TV, ibu meminta anaknya untuk memipil jagung yang masih berada di meja.
5.Pada kesempatan pertama, siswa diberi tugas untuk memipil jagung dan menghitung jumlah bijinya.

📚 Artikel terkait kata "pipil"

Mengenal Kata 'pipil' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pipil" dalam Bahasa Indonesia

Kata "pipil" memiliki makna yang khusus dalam bahasa Indonesia. Secara harfiah, kata ini berarti melepas biji jagung dari tongkolnya. Namun, di balik makna tersebut, kata "pipil" juga memiliki konteks historis dan sosial yang menarik.

Makna dan Konteks Sejarah Kata "pipil"

Dalam budaya Indonesia, proses melepas biji jagung dari tongkolnya merupakan langkah penting dalam memanen jagung. Proses ini biasanya dilakukan secara manual dengan cara digoyangkan atau dipipil. Kata "pipil" sendiri mungkin berasal dari bahasa Sunda, yang memiliki makna yang sama. Dalam sejarah, proses melepas biji jagung dari tongkolnya merupakan kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat pedesaan untuk memenuhi kebutuhan makanan.

Penggunaan Kata "pipil" dalam Kalimat Alami

Kata "pipil" dapat digunakan dalam kalimat alami dengan beberapa cara. Misalnya, "Bapak memilih untuk memipil jagung secara langsung agar bijinya lebih utuh." Atau, "Ibu meminta saya untuk membantu memipil jagung di kebun." Dalam kedua kalimat tersebut, kata "pipil" digunakan untuk menggambarkan proses melepas biji jagung dari tongkolnya.

Relevansi Kata "pipil" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "pipil" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di pedesaan. Proses melepas biji jagung dari tongkolnya merupakan kegiatan yang dilakukan secara rutin untuk memenuhi kebutuhan makanan. Selain itu, kata "pipil" juga dapat digunakan dalam konteks lain, seperti dalam puisi atau sajak, untuk menggambarkan proses melepas biji jagung dari tongkolnya sebagai metafora untuk kehidupan yang baru dan penuh harapan.