Arti Kata "plutonium" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "plutonium" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

plutonium

plu·to·ni·um n Kim unsur logam radioaktif dng nomor atom 94, lambang Pu, dan bobot atom 242

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "plutonium"

📝 Contoh Penggunaan kata "plutonium" dalam Kalimat

1.Peneliti telah menemukan bahwa isotop plutonium-239 memiliki potensi besar sebagai sumber energi nuklir.
2.Banyak negara telah menginvestasikan dana besar untuk mengembangkan teknologi pengolahan plutonium.
3.Dalam laboratorium, para ilmuwan telah berhasil mengisolasi sekitar 10 miligram plutonium dari sampel mineral.
4.Penggunaan plutonium dalam reaktor nuklir memiliki risiko besar bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.
5.Ketika menggambarkan kehidupan di masa depan, seorang penulis fiksi ilmiah memilih menggunakan plutonium sebagai bahan bakar dalam kapal angkasa.

📚 Artikel terkait kata "plutonium"

Mengenal Kata 'plutonium' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Plutonium" - Ilmu Pengetahuan yang Menginspirasi

Kata Plutonium: Sejarah dan Konteks

Kata plutonium seringkali dihubungkan dengan keamanan dan keselamatan, terutama dalam konteks industri nuklir. Namun, apakah kamu tahu bahwa kata ini juga memiliki sejarah panjang dan kompleks? Plutonium adalah sebuah unsur kimia dengan nomor atom 94, yang pertama kali ditemukan pada tahun 1940-an oleh ilmuwan Amerika Serikat Glenn T. Seaborg dan Edwin M. McMillan. Mereka berhasil mengisolasi unsur ini pada tahun 1941, dan sejak itu, plutonium telah menjadi fokus penelitian ilmiah yang intensif.

Penggunaan Kata Plutonium dalam Berbagai Konteks

Kata plutonium sering digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari ilmu pengetahuan hingga industri. Misalnya, dalam kalimat berikut: "Peneliti telah berhasil mengembangkan teknologi untuk mengolah plutonium menjadi bahan bakar nuklir yang lebih efisien." Atau, "Pabrik plutonium yang baru ini akan membantu meningkatkan produksi energi nuklir di negara ini." Dalam kalimat-kalimat ini, kata plutonium digunakan untuk mengacu pada unsur kimia yang memiliki sifat radioaktif dan berpotensi digunakan sebagai bahan bakar nuklir.

Relevansi Kata Plutonium dalam Kehidupan Sehari-hari

Meskipun kata plutonium sering dihubungkan dengan industri nuklir, namun fokus penelitian ilmiah yang intensif pada unsur ini juga membuka peluang baru dalam berbagai bidang. Misalnya, penelitian pada plutonium telah membantu meningkatkan pemahaman tentang sifat radioaktif dan berpotensi digunakan dalam pengobatan kanker. Selain itu, penelitian pada plutonium juga telah membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan dan keamanan dalam industri nuklir. Dengan demikian, kata plutonium tidak hanya berdampak pada industri nuklir, tapi juga pada kehidupan sehari-hari masyarakat.