Arti Kata "politisasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "politisasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

politisasi

po·li·ti·sa·si n hal membuat keadaan (perbuatan, gagasan, dsb) bersifat politis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "politisasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "politisasi" dalam Kalimat

1.Pemilu ini ditunggu-tunggu, karena banyak orang yang akan melakukan politisasi demi mendapatkan suara.
2.Penggunaan media sosial untuk melakukan politisasi telah menjadi hal umum dalam era digital.
3.Dalam kampus, mahasiswa seringkali melakukan politisasi untuk mendapatkan dukungan dari rekan-rekannya.
4.Pengalaman politik saya sangat berbeda sebelum dan setelah melakukan politisasi dalam karier saya.
5.Pengusaha sukses itu pernah melakukan politisasi untuk mendapatkan kepercayaan dari investor.

📚 Artikel terkait kata "politisasi"

Mengenal Kata 'politisasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Politisasi" - Membuat Keadaan Politis

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata politisasi pertama kali muncul dalam bahasa Indonesia sebagai istilah yang digunakan untuk menggambarkan proses membuat suatu hal menjadi bersifat politis. Dalam sejarah, proses politisasi seringkali terjadi dalam konteks perubahan pemerintahan atau kekuasaan. Misalnya, pada masa penjajahan Belanda, bangsa Indonesia dihadapkan pada situasi politisasi yang kuat, di mana kepentingan kolonial menjadi priorit. Proses politisasi ini membentuk identitas bangsa dan mempengaruhi arah pergerakan nasional.

Contoh Penggunaan Kata Politisasi

Dalam kehidupan sehari-hari, kata politisasi sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang kompleks dan berpengaruh pada kehidupan sosial. Contoh-contoh penggunaan kata ini meliputi: - Pernyataan pemerintah tentang politisasi masalah ekonomi untuk memenangkan dukungan masyarakat. - Kritik terhadap partai politik yang dianggap melakukan politisasi kekerasan dan kebencian. - Analisis tentang bagaimana politisasi perempuan dalam konteks kebijakan pemerintah yang tidak mengakomodasi hak-hak perempuan.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam konteks modern, politisasi terus berlangsung dan memiliki dampak yang signifikan pada kehidupan bermasyarakat. Proses politisasi ini seringkali terjadi dalam bentuk perdebatan dan diskusi publik. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengetahui dan memahami proses politisasi yang terjadi, serta berpartisipasi dalam mengkritik dan membangun opini yang lebih baik.