Arti Kata "posesif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "posesif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

posesif

po·se·sif /posésif/ a bersifat merasa menjadi pemilik; mempunyai sifat cemburu: saya merasa telah menghancurkan hati X, saya sangat mencintai X, hati dan pikiran saya padanya, apakah saya terlalu -- ?

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "posesif"

📝 Contoh Penggunaan kata "posesif" dalam Kalimat

1.Saya merasa telah menghancurkan hati pacar saya.
2.Saya sangat mencintai X, hati dan pikiran saya padanya.
3.Kebanyakan orang merasa posesif karena takut kehilangan orang yang dicintai.
4.Ibu sangat posesif ketika mengurus anaknya, takut kehilangan perhatiannya.
5.Dia sangat cemburu ketika melihat kekasihnya berbicara dengan laki-laki lain.

📚 Artikel terkait kata "posesif"

Mengenal Kata 'posesif' - Inspirasi dan Motivasi

Kata Posesif dalam Bahasa Indonesia: Makna dan Penggunaan

Kata posesif sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan perasaan seseorang terhadap seseorang atau sesuatu yang sangat dicintai. Menurut KBBI, kata posesif memiliki makna "bersifat merasa menjadi pemilik; mempunyai sifat cemburu". Sejarah kata posesif tidak dapat dipisahkan dari peradaban manusia yang selalu memiliki kecenderungan untuk memilikai dan menghargai sesuatu. Dalam bahasa Indonesia, kata posesif memiliki konteks historis yang relevan dengan konsep "cinta" dan "kecemburuan". Dalam kehidupan sehari-hari, kata posesif sering digunakan untuk menggambarkan perasaan seseorang yang sangat mencintai seseorang atau sesuatu. Berikut beberapa contoh penggunaan kata posesif dalam kalimat yang alami: - Saya merasa telah menghancurkan hati X, saya sangat mencintai X, hati dan pikiran saya padanya, apakah saya terlalu posesif? - Dia sangat posesif terhadap pacarnya, tidak ingin dia pernah menghabiskan waktu dengan orang lain. - Saya tidak ingin menjadi posesif terhadap teman saya, tapi saya tidak bisa membantu perasaan cemburu yang menghampiri. Dalam kehidupan sehari-hari, kata posesif memiliki relevansi yang signifikan. Banyak orang yang mengalami perasaan posesif terhadap pacar, teman, atau keluarga. Meskipun perasaan posesif dapat menjadi tanda cinta yang kuat, namun jika tidak diatasi dengan baik, dapat berakibat pada konflik dan kerusakan hubungan. Oleh karena itu, penting untuk memahami perasaan posesif dan mengelolanya dengan bijak. **Mengelola Perasaan Posesif dengan Bijak** Mengelola perasaan posesif tidaklah mudah, namun dengan memahami perasaan dan perilaku yang menyertainya, kita dapat mengelolanya dengan bijak. Dalam budaya Indonesia, perasaan posesif sering dianggap sebagai tanda cinta yang kuat, namun jika tidak diatasi dengan baik, dapat berakibat pada konflik dan kerusakan hubungan. Oleh karena itu, penting untuk memahami perasaan posesif dan mengelolanya dengan bijak.