Arti Kata "praduga" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "praduga" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

praduga

pra·du·ga n anggapan tt sesuatu tanpa (harus) membuktikannya terlebih dahulu; prasangka;
-- tak bersalah Huk anggapan bahwa tertuduh tidak bersalah sampai dibuktikan di pengadilan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "praduga"

📝 Contoh Penggunaan kata "praduga" dalam Kalimat

1.Dalam kasus hukum, praduga tidak bersalah adalah hak asasi manusia yang harus dihormati.
2.Pengadilan menolak untuk mengadili orang yang masih dalam praduga tidak bersalah.
3.Saya tidak ingin membuat praduga tentang teman saya tanpa bukti yang kuat.
4.Dalam menulis novel, saya menggunakan praduga untuk membuat cerita yang menarik dan tidak terduga.
5.Dalam pendidikan, guru harus menghindari praduga yang tidak adil terhadap siswa.

📚 Artikel terkait kata "praduga"

Mengenal Kata 'praduga' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "praduga" dalam Bahasa Indonesia

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "praduga" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat penting dalam konteks sosial dan budaya. Secara umum, praduga dapat diartikan sebagai anggapan atau persepsi tentang sesuatu tanpa membuktikannya terlebih dahulu. Istilah ini telah ada sejak lama dan dipengaruhi oleh pengaruh Barat. Dalam konteks sejarah, praduga sering digunakan dalam konteks hukum, seperti dalam pengadilan, untuk menghindari prasangka dan memastikan keadilan.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Praduga sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika kita melihat seseorang yang berpakaian sederhana, kita mungkin memiliki praduga bahwa mereka tidak memiliki uang. Namun, praduga ini tidak selalu benar, karena ada kemungkinan bahwa mereka memilih berpakaian sederhana karena alasan lain. Contoh lain, ketika kita mendengar kabar bahwa seseorang telah dicurigai melakukan kesalahan, kita mungkin memiliki praduga bahwa mereka bersalah. Namun, praduga ini tidak boleh dijadikan dasar untuk menuduh mereka, karena kita belum memiliki bukti yang cukup untuk mendukung praduga tersebut.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, praduga sering menjadi hal yang sulit untuk dihindari. Namun, penting untuk diingat bahwa praduga dapat mempengaruhi kesimpulan dan keputusan kita. Oleh karena itu, kita harus berusaha untuk memiliki praduga yang seimbang dan tidak membiarkan prasangka mengatur keputusan kita. Dalam budaya Indonesia modern, praduga sering digunakan dalam konteks sosial dan budaya. Misalnya, ketika kita melihat seseorang yang memiliki latar belakang yang berbeda, kita mungkin memiliki praduga bahwa mereka memiliki sikap yang berbeda pula. Namun, praduga ini tidak selalu benar, karena ada kemungkinan bahwa mereka memiliki sikap yang sama seperti kita. Dalam kesimpulan, praduga adalah konsep yang sangat penting dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks sejarah, praduga sering digunakan dalam konteks hukum untuk menghindari prasangka dan memastikan keadilan. Dalam kehidupan sehari-hari, praduga sering menjadi hal yang sulit untuk dihindari, namun penting untuk diingat bahwa praduga dapat mempengaruhi kesimpulan dan keputusan kita.