Arti Kata "prasangka ras" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "prasangka ras" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

prasangka ras

pendapat atau perasaan yang buruk terhadap ras tertentu tanpa pengetahuan atau alasan yang cukup

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "prasangka ras"

📝 Contoh Penggunaan kata "prasangka ras" dalam Kalimat

1.prasangka ras yang kuat masih menyelimuti masyarakat Indonesia hingga hari ini.
2.Pengajar harus menyadarkan mahasiswa tentang bahaya prasangka ras yang dapat menghancurkan keharmonisan.
3.Dalam karya sastra, penulis sering menggambarkan prasangka ras yang ada di masyarakat sebagai simbol ketidakadilan.
4.Pendidikan karakter perlu diintegrasikan untuk menghilangkan prasangka ras di tengah masyarakat.
5.Kita harus berusaha menghindari prasangka ras yang dapat memecah belah komunitas kita.

📚 Artikel terkait kata "prasangka ras"

Mengenal Kata 'prasangka ras' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Prasangka Ras" - Inspirasi dan Motivasi

Pernahkah Anda mendengar atau melihat seseorang memperlakukan orang lain dengan buruk hanya karena perbedaan **prasangka ras**? Kata ini merujuk pada pendapat atau perasaan yang buruk terhadap **ras** tertentu tanpa pengetahuan atau alasan yang cukup. Dalam konteks sejarah, **prasangka ras** telah menyebabkan konflik dan perpecahan di berbagai belahan dunia. Dalam kehidupan sehari-hari, **prasangka ras** dapat bermanifestasi dalam berbagai bentuk, seperti diskriminasi, stereotip, dan pendiskriminan. Oleh karena itu, penting untuk mengenali dan menghindari **prasangka ras** dalam setiap aspek kehidupan. Misalnya, "Ia memiliki **prasangka ras** terhadap orang-orang Tionghoa dan sering kali mengatakan bahwa mereka hanya peduli dengan uang." Atau, "Sekolah itu memiliki kebijakan untuk menghindari **prasangka ras** dan menjunjung tinggi prinsip inklusivitas." Dalam budaya Indonesia modern, **prasangka ras** masih merupakan isu yang kompleks. Meskipun kita telah berusaha untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya toleransi dan inklusi, masih banyak kasus **prasangka ras** yang terjadi di berbagai lapisan masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus berusaha mengenali dan menghindari **prasangka ras** dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kita dapat menjadi masyarakat yang lebih adil dan inklusif. Dengan demikian, kita dapat menciptakan dunia yang lebih baik bagi semua orang, tanpa memandang **ras** atau latar belakang apa pun.