Arti Kata "protesis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "protesis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

protesis

pro·te·sis /protésis/ n Ling penambahan vokal atau konsonan pd awal kata, untuk memudahkan lafal msl e pd nyak menjadi enyak dsb

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "protesis"

📝 Contoh Penggunaan kata "protesis" dalam Kalimat

1.Dalam bahasa Indonesia baku, kata "protesis" dapat digunakan dalam berbagai konteks. Berikut adalah beberapa contoh kalimat yang menggunakan kata tersebut:
2.Pada saat pertandingan sepak bola, pelatih menggunakan protesis untuk membantu pemain yang cedera kaki.
3.Dokter spesialis ortopedi memasang protesis tulang punggung untuk pasien yang mengalami cedera serius.
4.Pada kesempatan ulang tahunnya, anak kecil menerima hadiah protesis rambut dari sang ibu.
5.Dalam proses pembuatan patung, seniman menggunakan protesis kulit untuk menciptakan tekstur yang lebih realistis.

📚 Artikel terkait kata "protesis"

Mengenal Kata 'protesis' - Inspirasi dan Motivasi

Protesis: Penambahan Vokal atau Konsonan untuk Membuat Bahasa Lebih Mudah

Protesis adalah istilah yang digunakan dalam linguistik untuk menggambarkan penambahan vokal atau konsonan pada awal kata untuk memudahkan lafal. Proses ini telah ada sejak zaman kuno dan dapat ditemukan dalam berbagai bahasa di dunia. Protesis memiliki sejarah yang panjang dan kompleks. Dalam bahasa Sanskerta, protesis digunakan untuk mengubah konsonan pada awal kata agar lebih mudah dipahami. Misalnya, kata "nyak" dapat berubah menjadi "enyak" dengan menggunakan protesis. Proses ini kemudian diwariskan kepada bahasa Indonesia dan masih banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan protesis dalam kalimat yang alami: - Kata "nyak" berubah menjadi "enyak" ketika diucapkan dengan protesis. - Kata "pd" berubah menjadi "pe" dengan menggunakan protesis. - Kata "msl" berubah menjadi "masya" dengan cara protesis. Protesis memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, protesis digunakan untuk memudahkan bahasa dalam berbagai aspek, seperti dalam komunikasi, penerjemahan, dan pengajaran bahasa. Dengan demikian, protesis menjadi bagian penting dalam menjaga kekomunikasian bahasa Indonesia yang efektif.