Arti Kata "psikomotorik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "psikomotorik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

psikomotorik

psi·ko·mo·to·rik a berhubungan dng aktivitas fisik yg berkaitan dng proses mental dan psikologi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "psikomotorik"

📝 Contoh Penggunaan kata "psikomotorik" dalam Kalimat

1.Keterampilan psikomotorik sangat penting untuk dikembangkan pada anak-anak.
2.Pendidikan psikomotorik di sekolah dapat membantu meningkatkan kinerja olahraga.
3.psikomotorik yang berkembang baik dapat meningkatkan keterampilan dalam beragam aktivitas.
4.Dalam pengembangan anak, psikomotorik harus dipertimbangkan sejak usia dini.
5.Pengembangan psikomotorik yang tidak tepat dapat menyebabkan kesulitan dalam berbagai hal.

📚 Artikel terkait kata "psikomotorik"

Mengenal Kata 'psikomotorik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Psikomotorik" - Inspirasi dan Motivasi

Sejarah dan Konteks Makna

Kata "psikomotorik" berkembang dari ilmu pengetahuan tentang perilaku manusia, khususnya hubungan antara aktivitas fisik dan proses mental. Dalam konteks ini, psikomotorik merujuk pada kemampuan individu untuk mengintegrasikan kemampuan motorik (gerakan tubuh) dengan kemampuan mental dan psikologis. Konsep ini sangat relevan dalam bidang pendidikan, terutama dalam pengembangan kurikulum yang mempertimbangkan aspek psikomotorik siswa.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Penggunaan kata "psikomotorik" dalam kalimat sehari-hari dapat memberikan gambaran tentang maknanya yang lebih spesifik. Misalnya, "Aktivitas olahraga dapat meningkatkan kemampuan psikomotorik seseorang, sehingga dapat meningkatkan koordinasi dan refleks." Atau, "Pengembangan kemampuan psikomotorik anak harus dimulai dari usia dini." Dalam kedua contoh kalimat di atas, kata "psikomotorik" digunakan untuk menggambarkan hubungan antara aktivitas fisik dan proses mental.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, psikomotorik sangat relevan dalam berbagai aspek, seperti olahraga, pendidikan, dan kerja. Misalnya, dalam olahraga, psikomotorik sangat penting dalam mengembangkan kemampuan motorik yang seimbang dengan kemampuan mental dan psikologis. Dalam pendidikan, psikomotorik digunakan sebagai salah satu aspek penting dalam pengembangan kurikulum. Dalam kerja, psikomotorik sangat penting dalam mengembangkan kemampuan motorik yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan. Dengan demikian, psikomotorik menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan keseimbangan antara aktivitas fisik dan proses mental.